Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Foto: Doc MPR RI.
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Foto: Doc MPR RI.

Densus Disebut Belum Sepakat Soal Definisi Terorisme

Nasional revisi uu terorisme
Deny Irwanto • 22 Mei 2018 14:53
Jakarta: Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyebut Densus 88 Antiteror belum setuju dengan definisi terorisme yang didalamnya ada kata `motif politik`. Densus tidak satu suara dengan pemerintah, bahkan tidak sejalan dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
 
"Densus ternyata hanya sendirian ya, karena Kapolri justru setuju harus ada motif politik, seluruh pihak setuju kecuali Densus," kata Hidayat di lobi Nusantara III DPR RI, Jakarta, Selasa, 22 Mei 2018.
 
Hidayat menjelaskan, jika Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah setuju, harusnya Densus 88 Antiteror bisa mengikuti Kapolri.
 
Menurut Hidayat, Densus 88 Antiteror harusnya berada di bawah komando Kapolri terkait definisi terorisme ini.

Baca: Kapolri-Densus Beda Pendapat soal RUU Terorisme

Hidayat mengatakan, jika motif politik dihilangkan dalam definisi terorisme, hal tersebut dapat mengakibatkan melebarnya jenis atau rencana serangan teror yang dilakukan kelompok tertentu.
 
"Kalau kata `motif politik` itu dihilangkan, justru memperlebar jenis terorisme. Apa saja? ya mungkin kaitannya dengan dendam antarkubu misalnya. Ya bisa saja kena atau dijerat UU terorisme," ungkap Hidayat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi