Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) menuding ada gerakan yang mencoba merebut kepemimpinannya. Berdasarkan kesaksian pimpinan dan kader partai, aktor 'kudeta' berasal dari kader dan nonkader.
AHY mencurigai lima orang. Mereka terdiri dari satu kader aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah diberhentikan akibat terlibat kasus korupsi, dan satu kader yang telah keluar dari partai tiga tahun lalu.
"Yang nonkader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan, yang sekali lagi, sedang kami mintakan konfirmasi dan klarifikasi kepada Presiden Joko Widodo," ujar Agus dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 1 Februari 2021.
Baca: Sekonyong-konyong AHY Merasa Kepemimpinannya di Demokrat Mau Dikudeta
Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu telah melayangkan surat kepada Jokowi ihwal dugaan adanya menteri yang terlibat dalam upaya merebut kursi kepemimpinan di Partai Demokrat. Dia menyebut pejabat penting itu turut mendukung gerakan tersebut.
AHY mengaku sempat tidak percaya dengan nama-nama tokoh penting yang dilaporkan sejumlah saksi. Namun, lebih dari delapan saksi telah bertemu langsung dengan pejabat pemerintahan itu dan mendengar langsung rencana-rencana yang akan dilakukan.
"Tentu kami akan bersikap tegas. Namun, insyaallah, Partai Demokrat akan tetap konsisten menggunakan cara-cara yang damai dan berkeadaban," jelas AHY.
Jakarta: Ketua Umum
Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) menuding ada gerakan yang mencoba merebut kepemimpinannya. Berdasarkan kesaksian pimpinan dan kader partai, aktor 'kudeta' berasal dari kader dan nonkader.
AHY mencurigai lima orang. Mereka terdiri dari satu kader aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah diberhentikan akibat terlibat kasus korupsi, dan satu kader yang telah keluar dari partai tiga tahun lalu.
"Yang nonkader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan, yang sekali lagi, sedang kami mintakan konfirmasi dan klarifikasi kepada Presiden
Joko Widodo," ujar Agus dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 1 Februari 2021.
Baca:
Sekonyong-konyong AHY Merasa Kepemimpinannya di Demokrat Mau Dikudeta
Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu telah melayangkan surat kepada Jokowi ihwal dugaan adanya menteri yang terlibat dalam upaya merebut kursi kepemimpinan di Partai Demokrat. Dia menyebut pejabat penting itu turut mendukung gerakan tersebut.
AHY mengaku sempat tidak percaya dengan nama-nama tokoh penting yang dilaporkan sejumlah saksi. Namun, lebih dari delapan saksi telah bertemu langsung dengan pejabat pemerintahan itu dan mendengar langsung rencana-rencana yang akan dilakukan.
"Tentu kami akan bersikap tegas. Namun, insyaallah, Partai Demokrat akan tetap konsisten menggunakan cara-cara yang damai dan berkeadaban," jelas AHY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)