Logo Partai Demokrat. Medcom.id
Logo Partai Demokrat. Medcom.id

Populer Nasional: Tidak Ada Keringat SBY Mendirikan Demokrat Hingga Penerobos Ring 1 Diburu

Achmad Zulfikar Fazli • 27 Februari 2021 08:20
Jakarta: Polemik internal Partai Demokrat masih menarik perhatian pembaca Kanal Nasional Medcom.id. Partai Demokrat resmi memecat tujuh kadernya, termasuk mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Marzuki Alie.
 
DPP Partai Demokrat memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada Marzuki Alie. Mantan Ketua DPR itu dipecat karena terbukti melakukan pelanggaran etika. Tingkah laku Marzuki Alie dinilai buruk karena menyatakan pendapat tentang kebencian dan permusuhan kepada partai.
 
"Tindakan yang bersangkutan mengganggu kehormatan dan integritas, serta kewibawaan Partai Demokrat," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Partai Demokrat juga memecat enam kadernya secara tidak hormat. Mereka yaitu Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya.
 
Pemecatan terhadap enam kader tersebut berkaitan dengan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD). Upaya tersebut dinilai bentuk pengkhianatan.
 
"GPKPD juga sangat melukai perasaan para pimpinan, pengurus, dan kader Demokrat di seluruh Tanah Air," sebut dia.
 
Masih seputar kekisruhan di internal Partai Demokrat, Yus Sudarso menyindir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu disebut tidak merasakan perjuangan saat partai didirikan.
 
SBY disebut tidak ikut berjuang mendapatkan verifikasi dari Komisi Pemilihan Umum. Padahal, verifikasi itu dibutuhkan agar Partai Demokrat bisa mengikuti Pemilu 2004.
 
"Itu (verifikasi) adalah perjuangan keringat dan darah kader Demokrat seluruh Indonesia pada saat itu. Tidak ada keringat Pak SBY pada saat itu," kata Yus saat dihubungi, Jumat, 26 Februari 2021.
 
Baca: Yus Sudarso: Tidak Ada Keringat Pak SBY Mendirikan Demokrat
 
Yus menceritakan salah satu perjuangan yang masih tersimpan dibenaknya, yaitu sumbangsih Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Lamongan, Jawa Timur. Dia menyebut ketua DPC Lamongan pertama saat itu menjual kerbau agar Partai Demokrat lolos verifikasi KPU.
 
"Padahal ini enggak ada yang mengganti itu," ungkap dia.
 
Dia menegaskan Demokrat merupakan partai yang tumbuh dari bawah. Kemudian, muncul SBY yang dijadikan sebagai ikon.
 
Selain polemik Partai Demokrat, aksi pengendara motor gede (moge) menerobos ring 1 Istana Negara, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, turut menarik perhatian pembaca Kanal Nasional Medcom.id. Polisi tengah memburu penerobos tersebut.
 
"Kita akan cari identitasnya. Selanjutnya kita akan klarifikasi terkait peristiwa tersebut," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 26 Februari 2021.
 
Para pengendara moge itu diduga melanggar peraturan lalu lintas. Namun, Fahri belum memerinci jenis pelanggaran yang dilakukan rombongan pengendara moge tersebut.
 
Baca: Pengendara Moge Penerobos Ring 1 Istana Negara Diburu Polisi
 
Informasi terkait polemik internal Partai Demokrat dan penerobosan ring 1 Istana Negara akan terus diperbarui. Klik di sini untuk mendapatkan informasi terbaru dari Kanal Nasional Medcom.id.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif