Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie. Foto: MI/Adam Dwi
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie. Foto: MI/Adam Dwi

Jokowi Diminta Tidak Buru-Buru Bertemu Prabowo

Nasional pilpres 2019
Candra Yuri Nuralam • 06 Juli 2019 05:08
Jakarta: Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie meminta Presiden terpilih Joko Widodo untuk tidak buru-buru menggelar pertemuan dengan Prabowo Subianto. Kedua belah pihak diminta menghargai perasaan masing-masing pendukung.
 
"Kalau dia buru-buru orang yang kecewa misalnya sesudah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) masih ada ibu-ibu menangis di depan foto, itu itu kan mendalam sekali, dan itu harus kita hargai kita hormati juga," kata Jimly di Hotel Westin, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 5 Juli 2019.
 
Jokowi dan Prabowo diimbau melakukan pertemuan setelah para pendukung benar-benar siap menerima hasil Pilpres. "Karena jumlah orang yang ingin ganti presiden banyak banget, cuma mereka harus menghargai juga yang ingin presidennya terus," ujar Jimly.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca: Saleh Daulay Sarankan PAN Tetap Oposisi)
 
Meski tak sepakat dengan rekonsiliasi itu, Jimly menegaskan tidak pernah menolak perdamaian antar kedua kubu. Dia hanya mengingatkan kepada kedua pihak agar tidak buru-buru melakukan rekonsilasi.
 
Di sisi lain, dia meminta pendukung Prabowo untuk tidak larut dalam kekalahan. Terpenting, menerima hasil putusan MK dengan hati lapang. Sebaliknya, pendukung Jokowi tidak berlebihan merayakan kemenangan.
 
"Itu akan membuat rasa sakit itu redam, nah kita nanti ketemu lima tahun lagi di tahun 2024," tutur Jimly.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif