Rektor UI Ari Kuncoro. Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan
Rektor UI Ari Kuncoro. Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan

Pengunduran Diri Ari Kuncoro Sebagai Wakil Komut BRI Dinilai Tepat

Nasional politik Partai Demokrat bri DPR RI Universitas Indonesia
Anggi Tondi Martaon • 22 Juli 2021 14:47
Jakarta: Langkah Ari Kuncoro melepaskan jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) disambut baik. Sebab, rangkap jabatan yang dijalankan Ari yang juga menjabat Rektor Universitas Indonesia (UI) menuai protes.
 
"Saya kira sikap ini harus diambil karena sudah menjadi polemik di publik," kata anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron saat dihubungi, Kamis, 22 Juli 2021.
 
Politikus Partai Demokrat itu memintai Ari fokus menjalankan tugasnya sebagai orang nomor satu di UI. Dengan begitu, fungsi perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat semkain kuat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan tentu memperkuat posisi idealisme di kampus, ini yang tentu menjadi substansi," ujar dia.
 
Sebelumnya, Ari mengajukan pengunduran diri dari jabatan wakil komisaris utama/komisaris independen BRI ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Informasi tersebut disampaikan Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto.
 
Baca: The Power of Netizen, Rektor UI Mundur dari Wakil Komut BRI
 
"Kementerian BUMN telah menerima surat pengunduran diri Ari Kuncoro dari jabatannya selaku wakil komisaris utama/komisaris independen perseroan per 21 Juli 2021," kata Aestika dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 22 Juli 2021.
 
Atas pengunduran diri tersebut, perseroan berkomitmen terus menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) dari seluruh lapisan. Mulai top level manajemen dalam hal ini dewan komisaris dan direksi hingga jajaran pekerja di seluruh unit kerja perseroan.
 
Komitmen tersebut dijalankan pada setiap kegiatan usaha perseroan. Ini wujud visi dan misi perseroan, nilai perusahaan, dan strategi kebijakan dalam keberlanjutan perseroan.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif