Menpan RB Tjahjo Kumolo. Foto:Medcom/Siti Yona Hukmana
Menpan RB Tjahjo Kumolo. Foto:Medcom/Siti Yona Hukmana

Pemerintah Setop Perekrutan Tenaga Honorer

Nasional tenaga honorer
Cindy • 21 Januari 2020 16:06
Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyebut tak ada lagi perekrutan tenaga honorer. Hal itu merujuk kesepakatan Kemenpan RB dengan Komisi II DPR, Senin, 20 Januari 2020.
 
"Harusnya enggaklah karena harus teranggarkan (gaji tenaga honorer)," ucap Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Januari 2020.
 
Tjahjo menuturkan kementerian atau lembaga yang ingin merekrut tenaga honorer perlu membuat anggaran gaji honorer. Anggaran yang dibuat harus melewati persetujuan Kemenpan RB, Kementerian Keuangan dan instansi terkait.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perekrutan tenaga honorer, kata dia, dipastikan tak akan berhasil mengingat harus melewati penganggaran itu. Sebab, Kemenpan RB tak mengalokasikan anggaran untuk perekrutan tenaga honorer baru.
 
Komisi II DPR bersama Kemenpan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sepakat tidak ada lagi status pegawai honorer. Status pegawai telah dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
 
Didalamnya, hanya ada dua status pegawai yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tenaga honorer yang ingin bekerja di pemerintahan harus melewati seleksi khusus.
 
Mereka yang memenuhi syarat sebagai PNS dipeebolehkan mengikuti seleksi CPNS. Sementara tenaga honorer yang tak memenuhi syarat bisa mengikuti PPPK.
 

 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif