Ketua Pansus Revisi UU Otsus Papua, Komarudin Watubun. Foto: Dok TV Parlemen
Ketua Pansus Revisi UU Otsus Papua, Komarudin Watubun. Foto: Dok TV Parlemen

Pembagian Dana Otsus Papua Tergantung Kondisi Geografis Hingga Harga Konstruksi

Nasional Papua ruu dpr DPR RI otonomi khusus papua
Anggi Tondi Martaon • 15 Juli 2021 15:41
Jakarta: Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang baru disahkan mengatur indikator pembagian dana otsus. Ada sejumlah aspek yang dilihat dalam menentukan pembagian dana yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tersebut.
 
Pembagian dana diatur Pasal 34 ayat (9) UU Otsus Papua. Indikator pertama, yakni jumlah penduduk di satu pemerintahan daerah (pemda).
 
"Termasuk memperhatikan jumlah orang asli Papua," kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) Revisi UU Otsus Papua Komarudin Watubun dalam rapat paripurna virtual, Kamis, 15 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kebijakan Khusus di UU Baru Otsus Papua
 
Kedua, pembagian data otsus disesuaikan dengan kondisi geografis pemerintahan daerah. Hal ini meliputi luas wilayah, jumlah kabupaten/kota, distrik, dan kampung/desa/kelurahan.
 
"(Juga memperhatikan) tingkat kesulitan geografis," ungkap dia.
 
Pembagian dana otsus juga melihat indeks kemahalan konstruksi. Selain itu, dana otsus diberikan berdasarkan tingkat capaian pembangunan di masing-masing wilayah.
 
Komarudin menyampaikan hasil amendemen kedua UU ini juga menambah dana otsus Papua dari dua menjadi 2,25 persen dari DAU setiap APBN. Ada dua mekanisme penyaluran dana otsus berdasarkan Pasal 34 ayat (3) huruf e, yakni penerimaan bersifat umum sebesar satu persen dan berbasis kinerja 1,25 persen.
 
Penerimaan berbasiskan kinerja juga diatur peruntukannya, yakni kesehatan dan pendidikan. Minimal 30 persen dana dialokasikan untuk pendidikan dan 20 persen untuk kesehatan.
 
"Aturan ini merupakan sebuah skema baru yang  diharapkan  mampu meningkatkan  pendidikan  dan  kesehatan  di Papua, yang pada akhirnya akan menyejahterakan orang asli Papua," ujar dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif