Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni/Istimewa.
Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni/Istimewa.

Pengembangan Industri Mobil Listrik Dianggap Dobrakan Positif

Nasional Partai NasDem kendaraan mobil listrik transportasi Kendaraan Listrik
Anggi Tondi Martaon • 15 Februari 2021 20:44
Jakarta: Indonesia mulai melirik industri mobil listrik. Hal tersebut dinilai sebagai dobrakan positif terhadap berbagai aspek kehidupan.
 
"Adanya mobil listrik di Indonesia ini nantinya akan menjadi sebuah game changer di berbagai bidang, bukan hanya di transportasi saja, namun juga di bidang ekonomi dan lingkungan," kata legislator Partai NasDem Ahmad Sahroni dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Februari 2021.
 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu menyebut banyak keuntungan yang diperoleh masyarakat dari penggunaan mobil listrik. Antara lain, ramah lingkungan dan hemat energi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hitungannya juga lebih murah dibanding mobil BBM (bahan bakar minyak). Sehingga keberadaan mobil listrik ini perlu lebih banyak disosialisasikan," ungkap Presiden Tesla Club Indonesia tersebut.
 
Baca: Kawasan Industri Harus Siap Terima Kendaraan Listrik
 
Dia mengakui mobil listrik terlambat masuk ke Indonesia. Masih banyak masyarakat Indonesia yang salah menilai tentang mobil listrik.
 
Berbagai upaya sosialisasi harus dilakukan. Salah satunya melalui komunitas mobil listrik.
 
Dia menyambut baik langkah IMI yang membentuk klub mobil listrik. Kelompok ini diharapkan menjadi corong informasi mobil listrik. Sehingga, minat masyarakat bisa bertambah menggunakan kendaraan listrik ini. 
 
“Dengan sosialisasi yang masif dan jelas, saya yakin sekali masa depan mobil listrik di Indonesia akan makin berkembang,” sebut dia.
 
Selain itu, menjamurnya komunitas mobil listrik ini diharapkan berdampak pada infrastruktur pendukungnya. Seperti, pembangunan stasiun pengisian daya. Sehingga, masyarakat tak ragu menggunakan mobil listrik.
 
"Jadi biar mobil jenis ini juga makin murah dan mewabah,” ujar dia

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif