PAN Akan Evaluasi Jabatan Taufik di DPR

Whisnu Mardiansyah 31 Oktober 2018 19:14 WIB
suap bupati kebumen
PAN Akan Evaluasi Jabatan Taufik di DPR
Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Foto: MI/Irfan.
Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) akan mengevaluasi posisi Taufik Kurniawan selaku Wakil Ketua DPR. Kebijakan itu diambil setelah salah satu pentoaln PAN itu ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
"Pesan Bang Zul (Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan) dan Sekjen (Eddy Soeparno), posisi Mas Taufik akan kita evaluasi di pimpinan DPR," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Oktober 2018.
 
Selain kader PAN, posisi Taufik Kurniawan merupakan simbol DPR. "Kita tak mau DPR ini tidak kita jaga," ujar anggota Komisi II DPR itu.
 
Yandri mengaku prihatin dengan status tersangka yang diberikan KPK kepada Taufik. PAN berharap Taufik kooperatif dan mengikuti proses hukum.
 
"Minta Mas Taufik bersabar dan ikuti proses hukum secara kooperatif. Ketika dipanggil sampaikan data dan fakta yang Mas Taufik ketahui. Sekali lagi, ini cobaan bagi Mas Taufik, ikuti proses secara hukum," pungkasnya.

Baca: Taufik Kurniawan Diimbau Mundur dari Jabatannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka. Taufik diduga menerima suap terkait pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN.
 
"KPK menetapkan TK, wakil ketua DPR periode 2014-2019 sebagai tersangka," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konfrensi pers di Gedung KPK, Selasa, 30 Oktober 2018.
 
Basaria mengungkapkan Taufik diduga menerima duit dari eks Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad. Ini lantaran politikus PAN itu membantu menambah DAK Kabupaten Kebumen untuk fisik sejumlah Rp100 miliar di APBN.
 
"Fee untuk pengurusan anggaran lima persen. TK diduga menerima Rp3,6 miliar," imbuh Basaria.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id