Kemenag dan Garuda sepakat terbangkan jemaah haji dari 9 embarkasi
Kemenag dan Garuda sepakat terbangkan jemaah haji dari 9 embarkasi

Kemenag dan Garuda Sepakat Terbangkan Jemaah Haji dari 9 Embarkasi

Nasional kementerian agama Garuda Indonesia arab saudi ibadah haji
Nia Deviyana • 11 Mei 2022 17:23
Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) dan maskapai penerbangan Garuda Indonesia menandatangani perjanjian pengangkutan udara jemaah haji reguler 1443 Hijriah/2022 M. Perjanjian tersebut ditandatangani Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.
 
Kedua pihak sepakat terkait pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia dari sembilan embarkasi. "Garuda akan menerbangkan jemaah haji Indonesia dari 9 embarkasi, yaitu Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok," ujar Hilman Latief usai penandatanganan perjanjian di Jakarta, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Baca: Ini Layanan Jemaah Haji Selama di Dalam dan Luar Negeri

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada masa operasional haji 1443 Hijriah/2022 M, Pemerintah Indonesia akan memberangkatkan 93.781 jemaah haji reguler dan petugas kloternya. Petugas kloter (kelompok terbang) adalah mereka yang menyertai jemaah selama penyelenggaraan haji. Setiap kloter ada empat petugas, terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dan dua petugas kesehatan.
 
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menjelaskan penerbangan jemaah haji dan petugas kloter Indonesia akan dilakukan dengan dua maskapai. Maskapai Garuda Indonesia akan membawa 47.915 jemaah haji dan petugas kloternya (51 persen). Sedangkan 45.866 jemaah haji dan petugas kloter (49 persen) akan dibawa Saudi Arabian Airlines dari 5 embarkasi haji, yaitu Batam, Palembang, sebagain Jakarta-Pondok Gede, Jakarta-Bekasi dan Surabaya.
 
“Pemberangkatan jemaah haji akan dilaksanakan selama 30 hari masa operasi penerbangan. Kloter pertama berangkat 4 Juni 2022 dengan tujuan Bandara Madinah. Sedangkan kloter terakhir berangkat 3 Juli 2022 dengan tujuan Bandara Jeddah,” jelas Mujab, panggilan akrabnya.
 
begitu juga dengan pemulangan jemaah haji, berlangsung selama 30 hari. Kloter pertama pulang dari Bandara Jeddah menuju Tanah Air pada 15 Juli 2022. Kloter terakhir pulang dari Bandara Madinah menuju Tanah Air pada 13 Agustus 2022.
 
Saiful Mujab menambahkan pada tahun ini Pemerintah Arab Saudi kembali memberikan layanan fast track kepada jemaah haji Indonesia. Layanan fast track tersebut akan diberikan untuk 29.126 orang (31 persen) yang dibawa oleh Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines dari Embarkasi Haji Jakarta.

Berikut tipe pesawat yang akan dioperasikan di masing-masing embarkasi haji:

  1. Embarkasi Aceh, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
  2. Embarkasi Medan, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
  3. Embarkasi Batam, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi
  4. Embarkasi Padang, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
  5. Embarkasi Palembang, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi
  6. Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, Boeing 777-300 kapasitas 393 dan 410 kursi
  7. Embarkasi Jakarta-Bekasi, Boeing 777-300 kapasitas 410 kursi
  8. Embarkasi Solo, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi
  9. Embarkasi Surabaya, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi
  10. Embarkasi Banjarmasin, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi
  11. Embarkasi Balikpapan, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi
  12. Embarkasi Makassar, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
  13. Embarkasi Lombok, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi.

 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif