Presiden Joko Widodo/Foto: BPMI
Presiden Joko Widodo/Foto: BPMI

Kepuasan Publik Anjlok, Pemerintah Perlu Mengevaluasi Kinerja

Theofilus Ifan Sucipto • 16 Mei 2022 09:56
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai perlu mengevaluasi kinerja kabinetnya. Hal itu merespons turunnya kepuasan publik pada kinerja Jokowi berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia.
 
“Kalau kepercayaan publik turun, berarti pemerintah Jokowi harus berkaca apa kemauan dan keinginan publik yang dicuekin,” kata Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie kepada Medcom.id, Senin, 16 Mei 2022.
 
Jerry mengatakan ada sejumlah hal yang memengaruhi merosotnya kepuasan publik. Misalnya, masalah kelangkaan minyak goreng dan sembako.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ada juga tuntutan publik seperti mahasiswa dan buruh yang lambat direspons pemerintah. Ini punya efek samping terhadap kepuasan publik,” ujar dia.
 
Baca: Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi Merosot, Suara Parpol Pendukung Terimbas
 
Jerry menyebut hasil survei Indikator Politik Indonesia menjadi alarm bagi pemerintah. Supaya seluruh pejabat kembali fokus menjawab kebutuhan masyarakat.
 
“Kalau sisi kredibilitas tetap terjaga, maka kepercayaan publik tetap stabil atau naik,” tutur dia.
 
Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyatakan kepuasan publik pada kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) merosot. Hal itu dibandingkan dengan survei serupa pada Desember 2021 sebesar 72 persen.
 
“58,1 persen responden merasa cukup atau sangat puas dengan kerja Presiden Jokowi,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Minggu, 15 Mei 2022.
 
Survei dilakukan terhadap 1.228 responden yang dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Target populasi survei adalah warga negara Indonesia yang berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah dan memiliki telepon.
 
Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih, Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif