medcom.id, Surabaya: Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meminta Dinas Sosial (Dinsos) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mengawasi penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH). Sebab, kuota dana yang akan disalurkan akan terus bertambah hingga akhir 2016 nanti.
Menteri Khofifah menegaskan, tidak ingin terjadi praktik pemotongan yang dilakukan pihak penyalur.
"PKH tahap kedua untuk peserta seluruh Indonesia cair pada hari ini. Karena itu, kami minta agar Pemkab dan Pemkot benar-benar memonitor agar dana PKH tepat sasaran serta tidak mengalami pemotongan," kata Khofifah dalam sambutanya di acara penyerahan PKH di Kantor Pos Surabaya Selatan, Sabtu (25/6/2016).
Tidak hanya itu, Khofifah meminta agar para penerima untuk ikut serta mengawasi proses penyaluran dana PKH. Sehingga, keterlambatan atau pemotongan saat pencairan tidak terjadi.
Pada proses pencairan tahap kedua ini, Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran dana PKH sebesar Rp1.034.886.420.000. Sementara wilayah Surabaya menerima kucuran dana sebesar Rp33.394.935.000.
Proses pencairan PKH tahap ketiga dan keempat dijadwalkan akan disalurkan pada Bulan September dan November. Khofifah berharap, pencairan PKH bisa mencapai target 11 persen masyarakat yang miskin.
"Pada November rencananya ada penambahan pemenuhan PKH mencapai 11 persen. Karena itu, kami harap setiap Pemda harus benar-benar mengawal penyerahan bantuan ini sampai ke penerima," kata Khofifah.
medcom.id, Surabaya: Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meminta Dinas Sosial (Dinsos) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mengawasi penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH). Sebab, kuota dana yang akan disalurkan akan terus bertambah hingga akhir 2016 nanti.
Menteri Khofifah menegaskan, tidak ingin terjadi praktik pemotongan yang dilakukan pihak penyalur.

"PKH tahap kedua untuk peserta seluruh Indonesia cair pada hari ini. Karena itu, kami minta agar Pemkab dan Pemkot benar-benar memonitor agar dana PKH tepat sasaran serta tidak mengalami pemotongan," kata Khofifah dalam sambutanya di acara penyerahan PKH di Kantor Pos Surabaya Selatan, Sabtu (25/6/2016).
Tidak hanya itu, Khofifah meminta agar para penerima untuk ikut serta mengawasi proses penyaluran dana PKH. Sehingga, keterlambatan atau pemotongan saat pencairan tidak terjadi.
Pada proses pencairan tahap kedua ini, Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran dana PKH sebesar Rp1.034.886.420.000. Sementara wilayah Surabaya menerima kucuran dana sebesar Rp33.394.935.000.
Proses pencairan PKH tahap ketiga dan keempat dijadwalkan akan disalurkan pada Bulan September dan November. Khofifah berharap, pencairan PKH bisa mencapai target 11 persen masyarakat yang miskin.
"Pada November rencananya ada penambahan pemenuhan PKH mencapai 11 persen. Karena itu, kami harap setiap Pemda harus benar-benar mengawal penyerahan bantuan ini sampai ke penerima," kata Khofifah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)