Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Airlangga Disebut Pertahankan Suara Nasional Golkar

Nasional partai golkar
26 Juni 2019 20:46
Jakarta: Ketua Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng membantah adanya penurunan jumlah suara dan kursi Golkar di Pemilihan Legislatif 2019. Buktinya, raihan kursi secara nasional Golkar tetap menjadi terbesar kedua setelah PDI Perjuangan dengan mengirimkan 85 wakilnya menjadi anggota DPR RI di Senayan.
 
“Dari sisi akumulasi suara, Golkar memang menempati posisi ketiga setelah PDI Perjuangan dan Gerindra. Namun dari raihan kursi DPR RI, Golkar tetap menempati posisi kedua. Raihan kursinya secara nasional hampir 15 persen, lebih banyak dari Gerindra. Itu terjadi karena surara Golkar hampir merata di seluruh Nusantara,” Mekeng di Jakarta, Rabu, 26 Juni 2019.
 
Baca:Bamsoet: Penurunan Suara Golkar Perlu Dievaluasi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Mekeng, keberhasilan Golkar yang tetap menempati posisi kedua secara nasional dari sisi perolehan kursi DPR RI, sebagai prestasi kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar. ApalagiAirlangga menjabat ketum Golkar kurang dari satu setengah tahun setelah terpilih secara aklamasi melalui Munaslub di Jakarta, Desember 2017.
 
Lagi pula, Airlangga mengawali kepemimpinannya saat Golkar sedang dalam kondisi sangat terpuruk. Saat itu elektabilitas Golkar hingga akhir 2017 hanya sekitar 7 persen. Kemerosotan elektabilitas itu akibat berbagai kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader utamanya seperti Setya Novanto, Idrus Marham dan lainnya.
 
Mekeng keberatan atas pandangan sejumlah kader di internal Golkar yang menilai Airlangga Hartanto telah gagal memimpin Golkar.
 
“Menurut saya, penilaian seperti itu tidak fair karena yang dilakukan Pak Airlangga adalah menanklukkan badai dahsyat yang sedang melilit Golkar. Golkar hingga akhir 2017 itu sedang sangat terpuruk, apalagi masa kepemimpinan Pak Airlangga tergolong sangat singkat,” tegas Mekeng.
 
Baca:Yorrys Sebut Airlangga Mencoreng Wajah Golkar
 
Golkar dijadwalkan menggelar munas untuk memilih ketum periode mendatang. Hingga saat ini, baru Airlangga Hartarto yang memastikan diri maju lagi sebagai ketum. Selain Airlangga, nama yang santer maju sebagai caketum, yakni Wakil Koordinator Bidang Pratama Golkar Bambang Soesatyo.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif