Menteri BUMN Erick Thohir/MI/Ramdani
Menteri BUMN Erick Thohir/MI/Ramdani

Perkuat Ketahanan Pangan, Erick Thohir Kedepankan Kolaborasi

M Sholahadhin Azhar • 25 November 2022 05:30
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut krisis pangan masih menjadi ancaman. Dia meminta seluruh pihak berkolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
 
"Kita bisa melihat bagaimana pentingnya sesama kelompok masyarakat bisa terus merajut kerja sama, terutama pada saat situasi ekonomi yang tidak menentu," ujar Erick Thohir melalui keterangan tertulis, Jumat, 25 November 2022.
 
Hal itu disampaikan Erick saat menggagas program Energi Tani (ET). Program tersebut diinisiasi Erick bersama warga dengan memanfaatkan lahan perumahan sebagai medium cocok tanam.
 

Baca: Papua Muda Inspiratif Binaan BIN Panen 10 Hektare Jagung


Menurut dia, program itu dapat menumbuhkan semangat bertani warga. Sehingga, masyarakat bisa menghasilkan produk pertanian secara mandiri dan memperkuat ketahanan pangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Solusinya gotong royong. Ini kita lihat, kita bisa memastikan warga bisa hidup mandiri. Bercocok tanam, peternakan ikan, untuk meningkatkan kualitas ekonomi. Tapi di sisi lain, kalau ada apa-apa kebutuhan gizi bisa tercapai," ujar Erick Thohir.
 
Erick juga memfasilitasi pelatihan terkait program tersebut. Khususnya, cara bercocok tanam hidroponik dan urban farming untuk memungkinkan warga bercocok tanam di lingkungan rumah.
 
Di sisi lain, Erick melibatkan pihak swasta untuk membantu pemasaran. Dia menggandeng pengepul untuk memastikan ekosistem pertanian bisa berjalan sehingga masyarakat bisa menjual hasil atau produk pertanian yang telah dikembangkan. 
 
"Dilihat dari konteksnya, dari pihak swasta memastikan hasil tani menjadi bagian konkret dalam arti memberi kesejahteraan dari masyarakat," ujar Erick Thohir.

 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif