Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.
Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.

Presiden: Dana Desa Insyaallah Ditambah Tahun Depan

Andhika Prasetyo • 29 Maret 2022 16:16
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung penganggaran dana desa. Kepala Negara berniat menambah anggaran tersebut pada 2023.
 
"Tahun depan Insyaallah dikembalikan atau dinaikkan lagi," kata Jokowi dalam Pembukaan Silaturahmi Nasional Apdesi 2022 di Jakarta, Selasa, 29 Maret 2022.
 
Menurut Jokowi, saat ini pemerintah hanya bisa mengalokasikan Rp68 triliun dana desa. Jumlah tersebut lebih kecil dari distribusi dana desa pada 2021, yakni Rp 72 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jokowi mengatakan pengurangan ini karena Indonesia tengah menghadapi pandemi covid-19. Dia mengatakan telah berencana meningkatkan anggaran dana desa pada 2021, namun hal tersebut tak bisa direalisasikan karena penanganan pandemi membutuhkan dana besar.
 
"Tuhan belum mengizinkan karena uang yang dipakai untuk penanganan covid-19 di 2020 itu Rp690 triliun, di 2021 Rp740 triliun, gede banget. Dana seluruh kementerian harus kita potong, dana untuk desa juga sedikit kita potong, sedikit loh, tidak banyak," ujar Jokowi.
 
Di sisi lain, Kepala Negara berpesan kepada seluruh kepala desa berhati-hati mengelola uang yang dipercayakan kepada mereka. Pemerintah desa harus bisa mengatur keuangan dengan sebaik-baiknya supaya manfaat bisa dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat di daerah masing-masing.
 
Baca: Jokowi Menolak Penobatan Bapak Pembangunan Desa
 
Presiden mencontohkan pembangunan jalan. Pemerintah desa harus membeli bahan-bahan material dari dalam desa itu sendiri.
 
"Beli semen di desa, beli batu bata di desa, paling jauh ya dari kecamatan. Ini harus dilakukan agar uang berputar terus di desa," kata Jokowi.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif