Ilustrasi ganja. Istimewa.
Ilustrasi ganja. Istimewa.

Setelah Komisi III, Komisi IX Ikut Menindaklanjuti Aspirasi Ganja Medis

Anggi Tondi Martaon • 29 Juni 2022 12:04
Jakarta: DPR serius menanggapi aspirasi penggunaan ganja medis di Indonesia. Ada dua komisi yang bakal menindaklanjuti aspirasi tersebut.
 
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan alat kelengkapan dewan (AKD) pertama yang mendalami aspirasi ganja medis, yaitu Komisi III. Komisi yang membidangi hukum itu bahkan bakal menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah pihak.
 
"Pimpinan Komisi III sudah (menyampaikan) siap melakukan RDP dengan para pihak yang berkepentingan," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 29 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


AKD lain yang bakal mendalami, yaitu Komisi IX. Komisi tersebut akan mendalami dari aspek kesehatan ganja medis.
 
"Akan melakukan tindak lanjut terhadap usulan-usulan ini soal legalisasi ganja untuk medis," ujar dia.
 

Baca: 2 Tahun Santi Berjuang Legalkan Ganja Medis


Penggunaan ganja medis banyak diperbincangkan usai Santi Saraswati membawa anaknya yang mengidap cerebral palsy ke kegiatan car free day Jakarta pada 26 Juni 2022. Dia juga membawa sebuah poster bertuliskan membutuhkan ganja medis untuk anaknya.
 
DPR langsung merespons aspirasi tersebut. Bahkan, Santi diundang ke DPR untuk menyampaikan langsung aspirasinya ke Dasco.
 
Dasco lalu mengomunikasikan hal tersebut ke pimpinan Komisi III dan Komisi IX. Komisi III telah mengagendakan RDP pada Kamis, 30 Juni 2022.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif