Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Pemekaran Wilayah Bentuk Stagnasi Pemerintah Meningkatkan Potensi Daerah

Nasional Megawati Soekarnoputri Papua pemekaran daerah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Anggi Tondi Martaon • 20 April 2022 20:53
Jakarta: Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri mengkritik program pemekaran yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan potensi daerah. Langkah tersebut dianggap sebagai kebuntuan pemerintah dalam meningkatkan potensi daerah.
 
Pemerintah mengajukan tiga rancangan undang-undang (RUU) pemekaran pemerintahan daerah di Papua. Yakni, RUU Papua Selatan, RUU Provinsi Papua Tengah, dan RUU Provinsi Papua Pegunungan Tengah.
 
"Pak Tito (Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian) mohon maaf, saya melihat adanya stagnasi atau kebingungan bagaimana untuk bangkitkan potensi daerah mereka yang sudah berani sampai terjadinya pemekaran," kata Megawati saat dikutip dari YouTube BRIN Indonesia, Rabu, 20 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden kelima Indonesia itu mengatakan pemekaran baru bisa dilakukan jika ada potensi di suatu wilayah. Upaya tersebut juga harus melalui kajian.
 
"Kalau sebuah daerah sudah berani pemekaran, saya mengerti pemekaran diizinkan kalau ada wilayah, ada aspirasi, tapi sebenarnya yang paling penting keekonomian daerah tersebut ada tidak potensinya?" ungkap dia.
 
Baca: MRP Sebut Pemekaran Papua Bukan Solusi Menyejahterakan Rakyat
 
Dia meminta BRIN melakukan riset tentang potensi ekonomi wilayah yang melakukan pemekaran. Sehingga, diketahui apakah wilayah tersebut layak dimekarkan atau tidak.
 
"Saya sangat practical saja bukankah demikian seharusnya pemda terlihat jelas PAD itu bisa meningkat atau tidak, peningkatan dari mana? Dari potensi daerah yang diangkat jadi kegunaan daerah tersebut," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif