Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

KPPPA: Prevalensi Kekerasan kepada Perempuan dan Anak Menurun

Nasional Kekerasan Anak Kekerasan kekerasan terhadap perempuan
Faustinus Nua • 29 Desember 2021 21:16
Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melaporkan prevalensi kekerasan kepada perempuan dan anak menurun dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu berdasarkan hasil survei pengalaman hidup perempuan nasional 2021 serta survei nasional pengalaman hidup anak dan remaja 2021.
 
"Hasil survei tersebut prevalensi kekerasan terhadap perempuan dan anak menunjukkan penurunan selama beberapa tahun terakhir," ujar Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam Taklimat Media di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Rabu, 29 Desember 2021.
 
Bintang menjelaskan prevalensi kekerasan fisik atau kekerasan seksual yang dilakukan pasangan dan selain pasangan kepada perempuan usia 15-64 tahun selama hidupnya turun 7,3 persen dalam kurun waktu lima tahun. Sementara itu, prevalensi anak yang mengalami satu jenis kekerasan atau lebih di sepanjang hidupnya turun 28,31 persen bagi anak laki-laki dan turun 21,7 persen bagi anak perempuan dalam kurun waktu tiga tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Capaian ini tentunya merupakan hasil kerja bersama lintas sektor yang perlu kita apresiasi. Namun tidak boleh membuat kita menjadi lengah atau berpuas diri mengingat kasus kekerasan ini ibarat fenomena gunung es," ucap dia.
 
Baca: Ini Kendala Pengentasan Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan
 
Menurut dia, kasus-kasus yang terjadi angkanya lebih tinggi daripada yang dilaporkan. Untuk itu, semua pihak harus makin siap dalam memberikan perlindungan dan pelayanan.
 
"Seiring dengan aksesibilitas masyarakat untuk melaporkan kasus ke lembaga layanan yang kian mudah, keberanian masyarakat yang melaporkan kian tinggi dan penggunaan media sosial untuk mengangkat kasus ke publik yang makin masif, tentunya akan makin membuka laporan kasus kekerasan baik kasus-kasus baru maupun lama seperti yang terjadi belakangan ini," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif