Ilustrasi KPU. Medcom.id
Ilustrasi KPU. Medcom.id

KPU Hampir Pasti Usulkan Pemilu Digelar 21 Februari 2024

Indriyani Astuti • 24 November 2021 04:47
Jakarta: Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari menyebut pihaknya telah memutuskan mengusulkan penyelenggaraan pemilu pada 21 Februari 2024. Sejumlah pihak bakal membahas keputusan ini.
 
"Boleh dikatakan sudah mendekati fix (pasti) atau final ya yang diusulkan KPU itu hari coblosan 21 Februari 2024 untuk pemilu," ujar Hasyim dikutip dari siaran pers resmi KPU RI, Selasa, 23 November 2021.
 
Hasyim mengatakan KPU, pemerintah, dan Komisi II telah rapat konsultasi pada 6 Oktober 2021. Namun, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tidak bisa hadir sehingga KPU akan mengajukan kembali rapat konsultasi untuk membahas tahapan pemilu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut Pemilu 2024 akan diselenggarakan serentak lima kotak. Yakni pemilihan presiden-wakil presiden, pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
 
Sementara itu, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 55/PUU-XVII/2019 mengenai enam model keserentakan pemilu belum diatur dalam UU Pemilu. Hasyim menuturkan satu dari enam pilihan model keserentakan pemilu menjadi kewenangan pembentuk undang-undang.
 
Tetapi, kata Hasyim, pada putusan MK ada pilihan mengenalkan serentak nasional dan serentak lokal. KPU berpandangan pilihan opsi pemilu serentak tingkat nasional (pemilu presiden dan DPR RI, serta DPD) dan tingkat lokal (pemilihan kepala daerah, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota) yang dibedakan waktunya secara interval atau jeda waktu di tengah 5 tahunan pemilu nasional kemudian ada pemilu lokal memilih anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Gubernur, Bupati/Wali Kota.
 
Baca: Surat Suara Disederhanakan, Pemilih Butuh 2 Menit untuk Nyoblos
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif