Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Surat Suara Disederhanakan, Pemilih Butuh 2 Menit untuk Nyoblos

Indriyani Astuti • 21 November 2021 02:17
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai menggelar simulasi pemungutan suara menggunakan surat suara dan formulir yang sudah disederhanakan untuk persiapan Pemilu 2024. Hasilnya, pemilih rata-rata membutuhkan waktu sekitar dua menit untuk mencoblos.
 
Anggota KPU Evi Novida Ginting menjelaskan pada simulasi di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), pihaknya menguji coba dua desain surat suara dan formulir yang telah disederhanakan. Simulasi ini melibatkan 100 orang yang terdiri dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut, KPU daerah, dosen, mahasiswa, media, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) pegiat pemilu.
 
"Untuk menghitung waktu dalam pemberian suara di bilik suara kita menggunakan pindai (scan) barcode sebelum masuk bilik dan ketika selesai memberikan suara keluar dari bilik," terang Evi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 20 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: KPU Simulasikan Penyederhanaan Surat Suara Pemilu 2024
 
Masing-masing responden atau pemilih memberikan suara di dua tempat pemungutan suara (TPS). Di TPS 1, responden mendapatkan model tiga lembar surat suara. Surat suara lembar pertama  memuat daftar peserta pemilu presiden dan wakil presiden serta anggota DPR. Surat suara lembar kedua memuat daftar calon anggota DPD, sedangkan lembar ketiga berisi daftar calon anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota. 
 
Di TPS 2, responden mendapatkan model kedua dengan dua lembar surat suara. Surat suara pertama berisi daftar peserta pemilu presiden dan wakil Presiden; calon anggota DPR; calon anggota DPRD provinsi; dan calon anggota DPRD kabupaten/kota. Surat suara lembar kedua memuat daftar peserta pemilu anggota DPD RI. 
 
Berdasarkan hasil simulasi sementara, rata-rata waktu yang dibutuhkan responden berada di bilik suara sekitar dua menit. Untuk model surat suara yang terdiri dari tiga lembar, responden membutuhkan waktu rata-rata dua menit 41 detik. Untuk model surat suara yang terdiri dari dua lembar, durasi rata-rata responden di dalam bilik suara sekitar dua menit. 
 
Repsonden dari LSM Pusat Studi Kepemiluan, Minisye, mengaku lebih mudah menggunakan dua surat suara saja. Pasalnya, pemilih tidak membuang banyak waktu untuk memilih dan melipat kembali surat suara di bilik.
 
"Ini bisa jadi evaluasi penyelenggara pemilu menata lebih baik lagi. Masih ada kesulitan warna-warnanya sulit dibedakan. Nanti menyesuaikan warna (partai) peserta pemilu tapi bagaimana dengan pemilih lanjut usia?" ucap Minisye.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif