Ilustrasi Gedung DPR. ANT/Yudhi Mahatma.
Ilustrasi Gedung DPR. ANT/Yudhi Mahatma.

PKS dan PDIP Akur Soal Kenaikan Ambang Batas Parlemen

Nasional pks
Nur Azizah • 15 Januari 2020 16:20
Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat dengan usulan PDI Perjuangan terkait kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen. PDI Perjuangan mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen menjadi lima persen.
 
"PKS setuju 5 persen karena itu ada kenaikan yang gradual. Saya kira kalau kenaikan 4,5 persen, 5 persen itu wajar kenaikannya," kata Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Meski setuju, Jazuli meminta wacana ini dikaji ulang. Ia khawatir wacana ini justru naik signifikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau di atas itu (lima persen) saya kira harus dikaji lebih dalam. Karena apa? Karena kalau lebih tinggi itu lebih tinggi suara rakyat yang terbuang, enggak terwakili. Itu dia intinya," ujar dia.
 
Selain mengusulkan kenaikan ambang batas, PDI Perjuangan juga mewacanakan sistem pemilu proporsional tertutup. Untuk usulan ini, PKS tak sepakat.
 
"Saya kira akan lebih bagus terbuka karena ini lebih mencerminkan demokrasi, kan pemilu itu mencari suara rakyat," ungkap dia.
 
Jazuli tak mau suara rakyat sia-sia karena kepentingan politik.
 
"Dengan proporsional terbuka suara terbanyak yang menang bukan urutannya. Itu lebih bagus kalau bicara demokrasi. Itu lebih representasi demokrasi," pungkas dia.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif