Presiden Joko Widodo saat wawancarar khusus dengan Medcom.id. Foto: Biro Pers Istana.
Presiden Joko Widodo saat wawancarar khusus dengan Medcom.id. Foto: Biro Pers Istana.

5 Isu Strategis Jokowi 5 Tahun ke Depan

Nasional pilpres 2019
Damar Iradat • 02 Juli 2019 11:44
Jakarta: Presiden terpilih Joko Widodo memiliki lima strategi yang harus direalisasikan untuk periode 2019-2024. Lima strategi itu berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
 
"Kita tetap akan meneruskan pembangunan infrastruktur tapi lebih meluas dan lebih cepat," kata Jokowi saat wawancara khusus dengan Medcom.id di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 1 Juli 2019.
 
Selain itu, yang akan menjadi fokus utama dalam pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan ialah pembangunan sumber daya manusia. Hal ini terutama terkait dengan peningkatan kemampuan dan keterampilan yang lebih tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jokowi juga ingin lima tahun ke depan pemerintahannya dapat membuka investasi yang lebih luas. Ini dalam rangka membuka lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya.
 
"Hingga ini berkaitan dengan investasi ini dilihat betul karena ditunggu masyarakat ini memang masalah lapangan pekerjaan," jelas Jokowi.
 
Berikutnya, pemerintah fokus pada reformasi birokrasi. Sejak periode pertama sebagai presiden, Jokowi selalu menekankan pentingnya reformasi birokrasi yang berkaitan dengan perizinan.
 
Selama ini, ia masih melihat bagaimana pengurusan izin dilakukan secara bertele-tele. "Saya sudah minta pangkas dan sederhanakan, segera dibereskan," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
 
Terakhir, bersama wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin, dia bakal meningkatkan pendapatan negara. Hal ini bisa dilaksanakan lewat pajak maupun nonpajak."Dan menggunakan atau membelanjakan (APBN) dengan tetap sasaran," ujar dia.
 
Baca: Moeldoko Bantah Susunan Kabinet Telah Rampung
 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya resmi menetapkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024. Penetapan itu diambil melalui forum rapat pleno terbuka.
 
"Menetapkan, pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilu 2019 nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.067.362 atau 55,5 persen dari total suara sah," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019.
 
Penetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai pasangan terpilih ini dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 1185/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VI/2019 dan Berita Acara Nomor 152/PL.01.9-BA/KPU/VI/2019. Keduanya bakal dilantik Minggu, 20 Oktober 2019.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif