Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Partai NasDem Diminta Ambil Alih RUU PKS

Nasional antikekerasan seksual RUU PKS
Cindy • 09 Juli 2020 02:07
Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh diminta mengambil alih pembahasan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Mengingat RUU PKS tersebut gagal masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020.
 
Menurut Ketua Dewan Redaksi Media Group, Saur Hutabarat, perpanjangan tangan partai yakni fraksi NasDem DPR tak mampu mendorong pembahasan RUU PKS masuk Prolegnas 2020. Oleh karena itu, RUU PKS perlu dikembalikan ke partai politik.
 
"Saya usulkan sudahlah ini jadi pilihan politik partai. Ambil itu ketua umum (Surya Paloh) mesti bergerak, lakukan lobi tingkat tinggi. Bukan lagi di tangan semata fraksi," kata Saur lewat diskusi secara daring, Rabu, 8 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saur mengatakan pembahasan dan pengesahan RUU PKS memang berada di tangan DPR. Namun, anggota DPR itu terdiri dari berbagai partai politik (parpol).
 
Baca: Masyarakat Diminta Dukung RUU PKS
 
Sehingga pemegang keputusan tertinggi berada di tangan para ketua umum parpol. Dia menyarankan agar ketua umum sejumlah parpol untuk duduk bersama membahas RUU PKS tersebut.
 
"Ini pekerjaan besar sudah di level partai. Untuk bertemu dengan pimpinan-pimpinan partai lain untuk menggoalkan (menyelesaikan) ini. Ketua umum NasDem ketemu ketua umum Golkar, ketemu ketua umum ketua umum lainnya," ujar wartawan senior itu.
 
Jika tidak mengambil langkah tersebut, dia yakin pembahasan RUU PKS akan kembali mandek sebelum keputusan Prolegnas Prioritas 2021 pada Oktober. Hal itu disebabkan oleh perbedaan pandangan tiap fraksi di DPR.
 
"Maka saya mengusulkan rancangan PKS ini, jangan semata di tangan fraksi di DPR, dia harus dikembalikan kepada istitusinya yang tertinggi yaitu parpol," kata Saur.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif