Jakarta: Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berkomitmen memberi ruang untuk hobi milenial. Komitmen itu disebut dapat mengembangkan potensi generasi muda.
“Tugas saya dan orang tua mendorong tut wuri handayani, memberi ruang dan dukungan, fasilitas agar hobi dan interest teman-teman terwadahi, tersalurkan,” ujar Ganjar melalui akun Twitter-nya, Kamis, 2 Desember 2021.
Menurut dia, minat dan bakat anak muda yang tersalurkan dalam hobi bisa menjadi potensi membangun bangsa. Ganjar mencontohkan hobi makan, traveling, dan berdialog mengupas isu tertentu di media sosial.
"Nge-game, bahkan hobi ngomong aja bisa menghasilkan uang. Ada juga yang semula hobi sekarang jadi pecinta mati, seperti para pecinta K-POP dan drama Korea," kata dia.
Ganjar melihat banyak anak muda yang dianggap tak memiliki pekerjaan namun bisa membeli kendaraan hingga liburan ke luar negeri. Dia berkelakar milenial tersebut bisa disangka memelihara tuyul oleh pihak yang tak mengikuti perkembangan zaman.
Baca: Pemuda Saat Ini Potensial Sukses Lebih Awal, Kuncinya Pemanfaatan Teknologi
“Padahal dia itu mungkin jago desain, jago ngedit video, penulis konten. Ada juga content creator, selebgram, gamers, influencer, mungkin YouTuber atau trader yang gajinya tidak lagi rupiah, bahkan dollar. Itu adalah ruang-ruang penghasil banyak yang tidak pernah terpikirkan oleh generasi saya,” ujar Ganjar.
Menurut dia, saat ini milenial memiliki kekuatan di media sosial, berbeda dengan zaman dahulu. Ganjar menyebut sangat sedikit masyarakat yang seusia dengannya mampu membuat game atau aplikasi.
“Yang bisa ya saya kira anak-anak. Anak-anak saya, anak-anak Anda. Semua generasi baru ini,” kata Ganjar.
Jakarta: Gubernur Jawa Tengah (Jateng)
Ganjar Pranowo berkomitmen memberi ruang untuk hobi milenial. Komitmen itu disebut dapat mengembangkan potensi generasi muda.
“Tugas saya dan orang tua mendorong tut wuri handayani, memberi ruang dan dukungan, fasilitas agar hobi dan
interest teman-teman terwadahi, tersalurkan,” ujar Ganjar melalui akun
Twitter-nya, Kamis, 2 Desember 2021.
Menurut dia, minat dan bakat
anak muda yang tersalurkan dalam hobi bisa menjadi potensi membangun bangsa. Ganjar mencontohkan hobi makan, traveling, dan berdialog mengupas isu tertentu di
media sosial.
"Nge-
game, bahkan hobi ngomong aja bisa menghasilkan uang. Ada juga yang semula hobi sekarang jadi pecinta mati, seperti para pecinta K-POP dan drama Korea," kata dia.
Ganjar melihat banyak anak muda yang dianggap tak memiliki pekerjaan namun bisa membeli kendaraan hingga liburan ke luar negeri. Dia berkelakar milenial tersebut bisa disangka memelihara tuyul oleh pihak yang tak mengikuti perkembangan zaman.
Baca:
Pemuda Saat Ini Potensial Sukses Lebih Awal, Kuncinya Pemanfaatan Teknologi
“Padahal dia itu mungkin jago desain, jago
ngedit video, penulis konten. Ada juga
content creator, selebgram, gamers, influencer, mungkin
YouTuber atau
trader yang gajinya tidak lagi rupiah, bahkan dollar. Itu adalah ruang-ruang penghasil banyak yang tidak pernah terpikirkan oleh generasi saya,” ujar Ganjar.
Menurut dia, saat ini milenial memiliki kekuatan di media sosial, berbeda dengan zaman dahulu. Ganjar menyebut sangat sedikit masyarakat yang seusia dengannya mampu membuat
game atau aplikasi.
“Yang bisa ya saya kira anak-anak. Anak-anak saya, anak-anak Anda. Semua generasi baru ini,” kata Ganjar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)