Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Foto: Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Foto: Istimewa

Di Mako Brimob Polri, Mahfud MD Ingatkan Ancaman Siber dan Radikalisme

Achmad Zulfikar Fazli • 25 Desember 2021 06:10
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengingatkan Brimob Polri tentang perubahan ancaman terhadap negara. Perkembangan dunia nasional dan internasional menimbulkan banyak perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, salah satunya konsep keamanan dalam negeri.
 
"Sebelumnya keamanan dalam negeri hanya berfokus pada ancaman tradisional, namun seiring perkembagan informasi dan teknologi bentuk ancaman pun bertransformasi seperti munculnya ancaman siber, penyebaran radikalisme, permasalahan lingkungan dan bencana, serta berbagai aspek lainnya," papar Mahfud MD saat saat mengujungi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jumat, 24 Desember 2021.
 
Dengan munculnya ancaman-ancaman baru ini, lanjut Mahfud, lingkup upaya mewujudkan dan mempertahankan keamanan dalam negeri makin meluas. Sehingga, penting bagi Brimob dapat mengenali dan beradaptasi terhadap isu-isu strategis yang berpotensi menjadi ancaman gangguan keamanan dalam negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terlebih lagi, Polri saat ini sedang disorot oleh masyarakat," ucap Mahfud.
 
Mahfud memastikan kesiapan serta memberikan apresiasi dan motivasi kepada prajurit Korps Brimob. "Saya sangat mengapresiasi dan bangga kepada seluruh prajurit Brimob yang bertugas di seluruh wilayah Indonesia maupun yang di luar negeri atas karyanya dalam mengharumkan nama Indonesia, serta menjaga keutuhan bangsa," ujar Mahfud.
 
Baca: Densus: Teroris Manfaatkan Dunia Virtual Sebar Paham Radikal
 
Selain menyaksikan 'demo' kesiapsiagaan Brimob, Mahfud bersama pejabat utama Kemenko Polhukam didampingi Dankor Brimob Irjen Anang Revandoko mengecek peralatan dan fasilitas yang dimiliki Brimob.
 
"Saya menyaksikan dari dekat kehebatan dua pasukan milik Brimob, yaitu Gegana dan Pelopor. Brimob selama ini menjadi andalan kita dalam penanganan gangguan Kamtibmas berkadar dan intensitas tinggi dengan menggunakan senjata api, bahan peledak, kimia, dan radiologi," ujar dia.
 
Mahfud bangga menyaksikan kemampuan yang dimiliki Brimob. Dia yakin Brimob Polri mempunyai kemampuan yang mumpuni dan unggul dalam menghadapi permasalahan yang terus berevolusi sebagai bakti kepada bangsa dan negara.
 
Mahfud menyampaikan Brimob memiliki banyak kemampuan. Pasukan elite Polri itu punya kemampuan jungle warfare maupun urban warfare.
 
"Kemampuan menjinakkan bom (Jibom), penanganan huru hara (PHH) dan anti anarki, search and rescue (SAR), serta kemampuan kimia, biologi, dan radioaktif (KBR) untuk tangani aksi teror yang menggunakan bahan kimia. Luar biasa," kata dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif