Alasan Pemerintah Kucurkan Dana Kelurahan

Achmad Zulfikar Fazli 22 Oktober 2018 14:11 WIB
Dana Kelurahan
Alasan Pemerintah Kucurkan Dana Kelurahan
Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo usai penandatanganan nota kesepahaman antara LMAN dan BPJT di Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.
Bogor: Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp3 triliun untuk dana kelurahan. Pengalokasian dana itu untuk mengurangi kemiskinan di perkotaan.

"Ada banyak juga perkotaan miskin, ini diperbaiki," kata Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin, 22 Oktober 2018.

Kemenkeu juga akan menindaklanjuti pengalokasian dana kelurahan ini. Apalagi, ini permintaan langsung dari Presiden Joko Widodo


"Baru kita rapatkan agar semua menyeluruh. Tidak parsial," ucap dia.

Pengalokasian dana kelurahan ini telah dimasukan ke dalam RAPBN 2019. Anggaran dari pengalihan pos anggaran dana desa yang tadinya dianggarkan Rp73 triliun ke dana alokasi umum (DAU).

Mardiasmo menilai tak ada yang salah dengan pengalokasian dana tersebut, meski mekanisme dan payung hukumnya belum jelas. Dia mengaku kini tengah mengebut pembahasan mekanisme dan regulasi dari dana kelurahan.

"Justru karena dianggarkan dulu. Kita sudah alokasikan bahwa dana untuk itu," ujar dia.

Baca: Dana Kelurahan Dianggap Menjawab Aspirasi Masyarakat

Ide dana kelurahan muncul saat Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bertemu Presiden Joko Widodo pada Juli lalu. Dana itu diperlukan untuk menyelesaikan persoalan perkotaan seperti kemacetan, kriminalitas, dan kemiskinan.

"Persoalan perkotaan juga kompleks, baik itu kemacetan, kriminalitas, dan lainnya, bahkan kemiskinan. Kalau tidak ditangani dengan baik, bahkan kriminalitas bisa tinggi," kata Wali Kota Tangerang Selatan sekaligus Ketua Apeksi Airin Rachmi Diany di sela pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018.



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id