Elite partai. Ilustrasi: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.
Elite partai. Ilustrasi: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.

Parpol Diminta Setop Kirim CV ke Istana

Nasional kabinet jokowi
Whisnu Mardiansyah • 19 Agustus 2019 10:26
Jakarta: Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira meminta partai politik (parpol) menghormati komposisi kabinet 45-55 persen antara profesional dan parpol dari Presiden Joko Widodo. Penyusunan kabinet menteri jadi hak prerogatif Presiden.
 
"Presiden menyampaikan itu supaya berhentilah manuver-manuver mengirim CV (curriculum vitae) ke Istana atau ke lingkaran-lingkaran di sekitar Beliau (Jokowi)," kata Andreas kepada Medcom.id, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Anggota Komisi I DPR itu enggan berspekulasi apakah komposisi 55 persen profesional murni teknokrat atau bisa juga teknokrat berlatar belakang parpol. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu wilayah Presiden agar bisa dengan tenang menyusun kabinetnya," ujar Andreas.
 
Baca: Penunjukan Menteri Tak Boleh Semata Bagi-bagi Jatah
 
Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan 55 persen menteri yang akan mengisi kabinet 2019-2024 berasal dari kalangan profesional. Saat ini, kata dia, susunan menteri periode keduanya juga telah rampung.
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan hal ini sudah disampaikan kepada partai politik pendukungnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ia berharap parpol bisa menerima keputusan itu.
 
"Kabinet itu hak prerogatif presiden. Menteri itu adalah hak prerogatif presiden," tegas Jokowi di Cibubur, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif