Pengamat Politik Gun Gun Heryanto. MI/M Irfan
Pengamat Politik Gun Gun Heryanto. MI/M Irfan

Penunjukan Menteri Tak Boleh Semata Bagi-bagi Jatah

Nasional kabinet jokowi
MetroTV • 19 Agustus 2019 08:20
Jakarta: Pengamat Politik Gun Gun Heryanto menilai Presiden terpilih Joko Widodo harus hati-hati dalam menentukan pos kabinet. Penunjukan menteri tak boleh dibaca publik sekadar menyenangkan semua pihak.
 
"Kalau skemanya selalu berada dalam jebakan demokrasi kolusif soal bagaimana menyenangkan semua pihak, itu menurut saya justru biasanya menjadi jebakan, mental blocking membentuk pemerintahan yang efektif," kata Gun Gun dalam program Primetime News Metro TV, Minggu, 18 Agustus 2019.
 
Gun Gun meyakini, Jokowi akan banyak menerima tekanan soal komposisi kabinet. terlebih, Jokowi juga berencana membikin nomenklatur dan meleburkan sejumlah kementerian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Harus dipikirkan bahwa ini sebenarnya orientasinya bukan semata-mata perspektif elite tetapi dalam perspektif publik, dalam konteks ini adalah prorakyat," ujarnya.
 
Bagi Gun Gun, komposisi 55 persen profesional nonpartai dan 45 persen kader partai bukan persoalan utama. Paling penting, kata dia, tokoh-tokoh yang mengisi pos itu harus dipastikan integritasnya.
 
Menurut dia, Jokowi harus berani mengambil risiko dalam memilih menteri. Selain itu, selektif dalam konteks membaca betul-betul rekam jejak calon menteri. "Selektif dalam konteks data base masing-masing yang orang akan menjadi atau mengisi slot-slot kementerian sesuai dengan kebutuhannya," ungkapnya.
 
Ia meyakini Jokowi sudah punya serupa catatan khusus terkait integritas para calon pembantunya di kabinet mendatang. Catatan itu perlu diperkuat dengan meminta keterangan banyak pihak, terutama soal rekam jejak.
 
"Adanya semacam triangulasi, adanya semacam check dan crosscheck ke ragam pihak. Tetapi muara terakhir dari proses memilih ada di presiden," pungkasnya. (Sheren Olivia).
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif