Deputi Kelembagaan Kementerian PANRB Rini Widyantini. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Deputi Kelembagaan Kementerian PANRB Rini Widyantini. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Aturan Perampingan Jabatan Segera Diterbitkan

Nasional Perampingan Pejabat Eselon
Kautsar Widya Prabowo • 04 Desember 2019 14:37
Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) segera mengeluarkan peraturan menteri (permen) soal perampingan jabatan struktural. Instansi-instansi dapat mengetahui secara gamblang kebijakan pemerintah.
 
Deputi Kelembagaan Kementerian PANRB Rini Widyantini menegaskan perampingan jabatan struktural tidak bertujuan memangkas pegawai, melainkan mengalihkan tugas dan jabatan. Permen yang ditargetkan rampung akhir 2019 akan membedah pengalihan tugas ini.
 
"Teman-teman yang dulu eselon III dan IV, dia akan tetap menjadi koordinator. Kemudian nanti di dalam permennya akan diperbaiki, akan dimasukkan fungsi manajerial yang bisa dihitung menjadi jabatan fungsional," kata Rini kepada Medcom.id di Kementerian PANRB, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia memastikan pihak-pihak yang dialihtugaskan ke jabatan fungsional tetap mendapatkan fasilitas hingga tunjangan layaknya eselon III dan IV. Mereka diminta tak khawatir.
 
"Kita akan tetap memperhatikan kelas dan jabatannya, tunjangannya dan sebagainya," tutur dia.
 
Rencana perampingan jabatan eselon dalam tubuh kementerian muncul dalam pidato Presiden Joko Widodo usai dilantik sebagai periode 2019-2024, Minggu, 20 Oktober 2019. Jokowi menjelaskan penyederhanaan birokrasi harus dilakukan besar-besaran.
 
Investasi penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Birokrasi panjang, kata Jokowi, harus dipangkas. Hal itu dianggap penting agar memberikan stimulus positif terhadap perekonomian Indonesia di masa mendatang.
 
"Eselon harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif