Anggota Dewan perempuan berdiskusi seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung Nusantara I, Kompleks Senayan Parlemen, Jakarta, Selasa (14/4/2014). Foto: MI/Susanto
Anggota Dewan perempuan berdiskusi seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung Nusantara I, Kompleks Senayan Parlemen, Jakarta, Selasa (14/4/2014). Foto: MI/Susanto

Srikandi PP Diminta Tingkatkan Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Nasional caleg perempuan dpr
04 Maret 2018 07:17
Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menyoroti masih lemahnya perhatian terhadap kaum perempuan yang berdampak pada ketimpangan di bidang pendidikan, sosial, politik dan ekonomi. Srikandi Pemuda Pancasila (PP) diharapkan dapat membenahi ketimpangan itu melalui keterwakilan perempuan di parlemen.
 
"Minimal dapat membantu memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan pada setiap partai politik yang berlaga di pemilu mendatang," kata Bambang, dalam keterangan tertulis, Minggu, 4 Maret 2018.
 
Politisi Golkar yang disapa Bamsoet ini menilai sampai saat ini peran perempuan dalam kancah perpolitikan nasional masih sangat rendah. Masih banyak perempuan yang enggan terjun ke dunia politik. Srikandi Pemuda Pancasila ditekankannya harus mampu memberi warna tersendiri di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tunjukkan Srikandi Pemuda Pancasila bisa berbuat banyak bagi bangsa dan negara," kata Bamsoet yang memberi sambutan saat Rakernas Srikandi Pemuda Pancasila di Jakarta, kemarin.
 
Mantan Ketua Komisi III DPR ini membeberkan, pada periode 2014-2019, jumlah perempuan yang menjadi anggota DPR hanya 17 persen atau 97 orang dari 560 anggota DPR.
 
"Kinerja Srikandi Pemuda Pancasila yang mengkhususkan permasalahan kaum perempuan harus mampu menjawab ketimpangan gender yang terjadi saat ini," imbuhnya.
 
Baca: Keterwakilan Perempuan di DPR Masih Minim
 
Bamsoet meminta Srikandi Pemuda Pancasila mampu meningkatkan kemampuan kaum ibu dan perempuan, seperti dengan memberikan berbagai pelatihan. Melalui pelatihan-pelatihan tersebut diharapkannya kaum perempuan dapat mandiri untuk memenuhi ekonominya.
 
Misi sosial
 
Ia juga menekankan pembangunan ekonomi bagi perempuan dan anak di daerah tidak kalah penting untuk menjadi sasaran Srikandi Pemuda Pancasila. Terlebih, saat ini cabang Srikandi Pemuda Pancasila sudah sampai pelosok negeri ini.
 
Menurutnya, masih banyak permasalahan sosial yang menjadi fokus di daerah-daerah, antara lain narkoba, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta kekerasan terhadap perempuan dan anak.
 
"Mudah-mudahan Srikandi Pemuda Pancasila mampu menjalankan berbagai misi sosial dalam menangani persoalan kemasyarakatan yang ada di seluruh Indonesia," kata dia.
 
Rakernas Pemuda Pancasila juga dihadiri Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto S Soemarno dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.
 

 

(UWA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif