Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

PAN Ngotot TAP MPRS Nomor 1996 Diakomodir Dalam RUU HIP

Nasional gbhn Amendemen UUD 45
Anggi Tondi Martaon • 17 Mei 2020 14:54
Jakarta: Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ngotot TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966 dimasukkan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Ketentuan tersebut mengatur Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah negara Republik Indonesia.
 
"Sikap PAN jelas terkait masalah ini. Jika TAP MPRS itu diabaikan, Fraksi PAN akan menarik diri dari pembahasan," kata Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Daulay di Jakarta, Minggu, 17 Mei 2020.
 
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) itu menegaskan pihaknya tidak mau bermain-main dengan paham komunisme. Sebab, ideologi tersebut dianggap sebagai isu sensitif yang berpotensi menciderai masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"PAN tegak lurus dalam membela dan menjungjung tinggi ideologi Pancasila. Karena itu, ideologi-ideologi lain harus ditolak secara tegas," kata dia.
 
Baca: NasDem Mengajukan Syarat Kelanjutan Pembahasan RUU HIP
 
Dia mengatakan saat ini proses pembahasan RUU HIP masih tahap awal. Mayoritas fraksi di DPR sepakat TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966.
 
Saleh menjamin jika dalam pembahasan nanti DPR bakal menampung aspirasi dari berbagai kelompok terkait. Diharapkan, masukan yang diberikan memperkaya kajian dalam penyusunan RUU HIP.
 
"Masukan-masukan itu insyaallah akan menjadi referensi kami dalam menentukan sikap ke depan," ujar dia.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif