Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

WNI Eks ISIS Wajib Dideradikalisasi

Nasional isis wni gabung isis
Kautsar Widya Prabowo • 04 Februari 2020 20:18
Jakarta: Pemerintah diminta memasukkan warga negara Indonesia (WNI) eks anggota Negara Islam (ISIS) ke dalam program deradikalisasi sebelum dibiarkan berbaur dengan masyarakat. Sebanyak 600 WNI eks ISIS direncanakan dipulangkan ke Tanah Air.
 
"Harus mempunyai program penanganan deradikalisasi eks ISIS ini, apa mekanismenya silakan mereka (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT) lebih tahu. Harus ada kajian yang matang," kata Ketua Komisi III Herman Herry di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Herman meminta pemerintah menjelaskan secara gamblang rencana pemulangan 600 WNI ini. Mekanisme evakuasi mereka harus ditangani secara profesional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, tidak dipungkiri sedikit banyak WNI tersebut mendapatkan pemahaman dari ISIS. Pasalnya, mereka menyandang status bekas pengikut pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi yang telah wafat.
 
WNI Eks ISIS Wajib Dideradikalisasi
Pesantren deradikalisasi di Sumut yang dikelola mantan teroris Khorul Ghazali. Foto: MI/Puji Santoso
 
"Jangan sampai mereka kembali diterima bulat-bulat langsung dikembalikan ke masyarakat dan membuat persoalan baru," jelas Herman.
 
Menteri Agama Fachrul Razi berencana memulangkan 600 WNI. Indonesia disebut wajib menerima dan membina WNI yang terpapar paham radikal. Mereka diharapkan bisa kembali menjadi WNI yang baik.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif