Illustration (Photo:Medcom.id)
Illustration (Photo:Medcom.id)

Pemilihan Ketum Golkar Harus Tanpa Beban

Nasional munas golkar
Ilham Pratama Putra • 29 November 2019 22:03
Jakarta: Direktur Ekskutif Para Syndicate, Ari Nurchayo, mengingatkan pemilihan ketua umum Partai Golkar harus dilakukan tanpa beban. Beban yang dimaksud yakni hutang politik terkait pemilihan tersebut.
 
"Hutang politik seperti ini harus dilepaskan dari proses pemilihan demokratis," kata Ari di Kantor PARA Syndicate, Jakata Selatan, Jumat, 29 November 2019.
 
Panitia Musyawarah Nasional Golkar, harus bertanggung jawab menyiapkan mekanisme pemilihan ketum Partai Golkar yang adil. Sebagai partai besar Partai Golkar harus bisa menciptakan pemilihan yang demokratis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu yang kita desakkan bahwa reformasi partai politik penting. Karena poin utamanya, bagaimana partai-partai politik secara internal mendemokratisasi dirinya," jelas dia.
 
Golkar dijadwalkan menggelar munas pada 4-6 Desember 2019. Salah satu agenda Munas, yaitu memilih Ketua Umum Golkar periode 2019-2024.
 
Airlangga dipastikan akan maju calon ketum Golkardalam munas pada Desember 2019. Dia akan bersaing dengan Bambang Soesatyo dan Agun Gunandjar untuk memperebutkan kursi nomor satu di Golkar.
 
Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia, menyebut mayoritas DPD I atau pengurus tingkat provinsi mendukung Airlangga. Dia yakin Airlangga kembali menjadi ketum Golkar untuk lima tahun mendatang.
 
Suara DPD provinsi dinilai bisa disimpulkan mewakili DPD II atau pengurus tingkat kabupaten/kota. Pasalnya, pengambilan keputusan telah melalui rapat yang melibatkan pengurus provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif