Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR

Hari Buruh, Ketua DPR Tegaskan Komitmen Mengawal Keberpihakan Regulasi Buruh

Nasional buruh May Day DPR RI Hari Buruh Sedunia
Juven Martua Sitompul • 01 Mei 2022 21:11
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani mengucapkan selamat Hari Buruh bagi seluruh pekerja di Indonesia. Di peringatan May Day hari ini, Legislatif dipastikan berkomitmen dalam menciptakan dan mengawal regulasi yang berpihak pada buruh.
 
"Sejak menjadi anggota DPR pada 2009 hingga kini menjabat sebagai Ketua DPR, komitmen saya mengawal keberpihakan regulasi pada buruh tak pernah luntur," kata Puan kepada wartawan, Minggu, 1 Mei 2022.
 
Puan mengeklaim bersama fraksi PDI Perjuangan pernah memperjuangkan rancangan undang-undang terkait Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan. RUU BPJS akhirnya disahkan di Si­dang Paripurna DPR pada 28 Ok­tober 2011 setelah tekatung-katung tujuh tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Manfaat UU itu sampai sekarang masih dirasakan masyarakat. Dengan BPJS kesehatan, kata Puan, masyarakat khususnya pekerja bisa mendapatkan pengobatan gratis.
 
"Sementara dengan BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja bisa mendapatkan berbagai manfaat, mulai dari jaminan akan keselamatan kerja hingga jaminan hari tua," kata Puan.
 
Puan selaku pimpinan legislatif terus berupaya membuat regulasi yang bermanfaat bagi para pekerja. Salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. UU itu menjadi terobosan karena disusun dengan sistem omnibuslaw yang merevisi banyak UU sekaligus.
 
Baca: Hari Buruh Sedunia, Ini Pesan Jokowi untuk Pekerja
 
Meski aturan itu sempat menuai kontroversi, namun UU Cipta Kerja lahir untuk kesejahteraan para buruh. "UU Cipta Kerja diciptakan untuk mendorong transformasi agar lebih banyak lagi masyarakat yang bis bekerja dan menjadi sejahtera," kata dia.
 
Mahkamah Konstitusi (MK) memang menyatakan UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat dan harus direvisi dalam waktu dua tahun. Puan memastikan DPR menghormati putusan MK dan akan memasukkan UU Cipta Kerja dalam daftar program legislasi nasional (Prolegnas) Tahun 2022.
 
"Selama proses revisi berlangsung, kami pastikan akan kembali melibatkan kelompok buruh agar RUU Cipta Kerja ini benar-benar berpihak pada para pekerja," katanya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif