Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.
Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.

Pemerintah Berkomitmen Perbaiki Daerah Aliran Sungai Kapuas dan Melawi

Andhika Prasetyo • 08 Desember 2021 15:31
Jakarta: Pemerintah berkomitmen memperbaiki daerah tangkapan air dan daerah aliran Sungai (DAS) Kapuas dan Melawi, yang rusak akibat aktivitas pertambangan. Penanaman pohon akan dilakukan secara masif sehingga kawasan tersebut diharap bisa segera pulih.
 
"Kita harap upaya ini juga dilakukan di tempat-tempat yang lain sehingga perbaikan lingkungan bekas tambang betul-betul bisa berjalan dengan baik," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sintang, Kalimantan Barat, Rabu, 8 Desember 2021.
 
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menjelaskan wilayah hulu DAS Kapuas merupakan kawasan resapan air yang harus dilestarikan. Sebab, memiliki potensi penyimpanan air tanah yang sangat besar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika kawasan ini rusak, potensi hidrologi yang besar tersebut akan hilang," kata Siti.
 
Baca: Reklamasi di Serang Masih Berjalan, Nelayan Bisa Tempuh Jalur Hukum
 
DAS Kapuas membentang dari Kabupaten Kapuas Hulu sampai ke Kota Pontianak, yang melintasi sejumlah kabupaten lain, yakni Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Landak.
 
Sejak 2016, DAS Kapuas termasuk dalam target rencana strategis prioritas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk dipulihkan daya dukungnya karena pertimbangan tingkat kekritisan lahan. Selain itu, secara khusus, Jokowi telah menetapkan pembangunan satu unit persemaian dengan kapasitas minimal 10 juta bibit per tahun.
 
"Ini bisa dilakukan dengan pola public-private partnerships. Ini juga saat di mana swasta harus ikut secara langsung dalam tanggung jawab pemulihan lingkungan," tegas dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif