Waketum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf (kanan pembaca)/MI/Susanto
Waketum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf (kanan pembaca)/MI/Susanto

Andi Arief Tak Dipaksa Mundur dari Demokrat

Arga sumantri • 06 Maret 2019 15:49
Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Assegaf menegaskan Andi Arief tak dipaksa mundur dari partai. Eks Wasekjen Demokrat itu dianggap mengambil langkah bijak.
 
"Saya kira Pak Andi Arief itu punya kesadaran yang tinggi bagaimana berpolitik. Jadi beliau berpolitik dengan bijak dan santun," kata Nurhayati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 6 Maret 2019.
 
Demokrat mendukung penuh keputusan Andi yang kini ditahan karena kasus narkotika. Apalagi, keputusan itu diambil sebagai bagian tanggung jawab sebagai kader.

Baca: Andi Arief Mundur dari Demokrat
 
Anggota Komisi XI DPR itu menjelaskan kasus serupa pernah terjadi kepada kader partai lainnya. Namun, tak semua mundur atau hengkang dari partai.
 
"Kami juga melihat banyak partai lain yang kadernya juga terlibat (kriminal), tetapi sikapnya juga berbeda. Jadi inilah kaderisasi di Demokrat supaya punya tanggung jawab pribadi," ucap dia.
 
Nurhayati belum bisa menjelaskan situasi terkini soal pengunduran diri Andi. Ia menduga surat pengunduran Andi sudah sampai di meja pengurus partai.
 
Baca: Demokrat Ogah Beri Bantuan Hukum Kasus Andi Arief
 
Andi Arief ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Minggu, 3 Maret 2019. Andi dan barang bukti berupa seperangkat alat hisap sabu (bong).
 Andi dipastikan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu setelah menjalani tes urine.
 
Andi menjalani pemeriksaan di Badan Narkotika Nasional sejak Senin, 4 Maret 2019. Pemeriksaan medis biasanya dilakukan enam hari.
 
Namun, Selasa malam, 5 Maret 2019 Andi diperbolehkan pulang ke rumah. Ia diizinkan pulang setelah melengkapi proses administrasi. Andi tak ditahan karena polisi tak menemukan barang bukti narkoba jenis sabu saat penangkapan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>