Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Andi Arief Mundur dari Demokrat

Siti Yona Hukmana • 05 Maret 2019 19:24
Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief mengundurkan diri dari partai. Andi Arief tengah tersangkut kasus narkoba. 
 
"Andi Arief telah meminta saya untuk menyampaikan kepada DPP Partai Demokrat permohonan mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Demokrat. Saya akan segera sampaikan ke ketum (Susilo Bambang Yudhoyono) dan akan ada mekanisme untuk memutuskan permohonan ini," ujar Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 5 Maret 2019.
 
Menurut Rachland, Andi Arief menyampaikan permohonan maaf kepada semua masyarakat. Sebab, perbuatannya telah membuat semua orang kecewa. 

"Andi Arief menyampaikan permintaan maaf karena telah membuat begitu banyak kawan-kawan di luar kecewa atas terjadinya peristiwa ini," ungkap dia.
 
(Baca juga: Demokrat Perlu Berakrobat Menyikapi Kasus Andi Arief)
 
Terkait pengganti Andi Arief, Rachland belum bisa banyak bicara. Ia meminta semua pihak menunggu keputusan Ketua Umum Partai Demokrat SBY. 
 
"Itu masih lama prosesnya ya," ujarnya. 
 
Andi Arief ditangkap pada Minggu, 3 Maret 2019. Politikus Demokrat itu ditangkap saat bersama dengan seorang perempuan.
 
Sesaat sebelum digerebek, Andi disebut sempat membuang barang bukti mirip bong ke kloset. Namun, barang bukti itu berhasil diamankan dengan menggunakan bantuan pihak hotel tempatnya menginap.
 
Hasil tes urine menyimpulkan Andi positif menggunakan narkoba menthapetamin atau sabu. Namun, belum diketahui berapa lama Andi telah menggunakan barang haram tersebut.
 
Kini, Andi Arief sedang menjalani asesmen di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia diasesmen di BNN selama enam hari sejak Senin, 4 Maret 2019.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>