Boni Hargens: Reuni 212 Bisa Jadi Oposisi Politik

Candra Yuri Nuralam 01 Desember 2018 11:51 WIB
aksi 212
Boni Hargens: Reuni 212 Bisa Jadi Oposisi Politik
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens - MI/Mohamad Irfan.
Jakarta: Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menilai reuni alumni 212 merupakan bagian dari agenda politik. Gerakan ini, kata dia, bisa menjadi oposisi politik. 

"Apakah 212 juga oposisi politik? Otomatis! Mari kita perhatikan gerakan ini dalam aspek historis, waktu dan wacana," kata Boni Hargens dalam keterangan tertulis, Sabtu, 1 Desember 2018.  

Boni menuturkan jika dilihat dari sejarahnya, gerakan 212 muncul saat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) melakukan penistaan agama. Gerakan itu bermaksud membela umat Islam yang saat itu dilecehkan oleh Ahok. 


Sejak saat itu, gerakan yang kini dikenal Persaudaraan Alumni (PA) 212) masih sering melakukan aktivitas keagamaan. Namun, aktivitas itu, kata Boni, dimanfaatkan oleh para politisi untuk melakukan politik.

(Baca juga: Hendardi: Reuni 212 Dijadikan Arena Baru Politik)

"Ketika pertama kali muncul di akhir 2016, gerakan 212 masih memiliki dua warna yaitu gerakan moral dan politik. Massa yang datang dari berbagai daerah pun tergerak kerinduan untuk membela kesucian iman. Namun, di saat yang sama, elite dari gerakan ini sebagian sudah menjadi tim sukses politik," tutur Boni.

Sering jalannya waktu, Boni mengatakan, gerakan 212 sudah menjadi kekuatan politik. Di mana mereka mengarahkan massa untuk memilih salah satu calon.

"Eskalasi gerakan yang seiring dengan momen kampanye politik yang semakin dekat dengan Pilpres 2019 mensinyalir sebagai gerakan oposisi yang bertujuan meraih kekuasaan," tambah dia.

Reuni akbar 212 akan digelar besok, 2 Desember 2018 di Monas, Jakarta Pusat. Acara yang akan diikuti oleh umat muslim dari berbagai daerah itu sudah mendapat izin dari Gubernur Jakarta Anies Baswedan. 

(Baca juga: Aksi Reuni 212 Diharapkan Tak Memecah Masyarakat)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id