Anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

TNI Diminta Memperhitungkan Persenjataan Menggunakan Drone

Nasional tni pertahanan negara pertahanan keamanan keamanan laut
Anggi Tondi Martaon • 05 Januari 2021 09:54
Jakarta: TNI diminta meningkatkan pengetahuan terhadap perkembangan persenjataan dengan memanfaatkan teknologi kendaraan tanpa awak atau drone. Sebab, berbagai negara tengah mengembangkan teknologi perang tanpa manusia.
 
"Perang tanpa kekuatan manusia adalah tren baru yang harus diperhitungkan TNI," kata anggota Komisi I Syaifullah Tamliha kepada Medcom.id, Selasa, 5 Januari 2020.
 
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebutkan belakangan berbagai negara mempertontonkan perkembangan teknologi peralatan tempur yang memanfaatkan kendaraan tanpa awak. Misalnya, Amerika Serikat dan Israel yang menggunakan drone untuk membunuh petinggi militer Garda Bangsa Iran di Baghdad, Irak. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Negara lain yang menggunakan drone, yaitu Azerbaijan. Persenjataan yang dikendalikan dari jarak jauh itu mampu merontokkan pertahanan negara tetangganya, yaitu Armenia. 
 
"Penggunaan drone oleh militer Azerbaijan untuk merontokkan pertahanan militer negara tetangganya beberapa bulan yang lalu perlu dipelajari dan dimiliki oleh TNI," ungkap dia.
 
Penggunaan kendaraan tanpa awak kembali menjadi sorotan setelah penemuan underwater sea glider atau drone air di Perairan Bonerate, Selayar, Sulawesi Selatan. Tamliha meminta pihak terkait menyelidiki secara utuh temuan tersebut.
 
"Apakah drone yang ditemukan nelayan di Selayar tersebut terdapat alat kamera dan perangkat lainnya yang membahayakan pertahanan negara," sebut dia.
 
Baca: Legislator Desak Kemlu Protes Diplomatik Soal Penemuan Drone
 
Dia juga mengusulkan pemerintah membuat regulasi ketat terkait penggunaan drone di dalam negeri. Hal itu perlu dilakukan agar tidak ada ancaman serius terhadap keamanan negara.
 
"TNI perlu membuat regulasi atau aturan tentang penggunaan drone sejak dini agar petinggi militer, pejabat negara, dan rakyat, termasuk Presiden tenteram dalam melaksanakan tugas masing-masing," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif