Menag Fachrul Razi. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Menag Fachrul Razi. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Kemenag Ikut Rumuskan Sertifikasi Dai

Nasional mui
Fachri Audhia Hafiez • 22 November 2019 10:51
Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) memastikan ikut terlibat dalam sertifikasi dai (pendakwah). Program itu masih digodok.
 
"Saya punya program itu tapi belum tahu namanya apa, tapi saya sepakat. Saya sempat singgung pada rapat (bahwa) ulama yang bersertifikat," kata Menteri Agama Fachrul Razi di Kemenag, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 22 November 2019.
 
Menurut dia, Kemenag tengah meracik aturan sertifikasi tersebut. Namun, ia belum menyebutkan apakah akan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang membuka layanan sertifikasi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, Fachrul menegaskan ketika aturan itu berlaku, bukan berarti ada pembatasan antara dai bersertifikat dengan yang tidak. "Tapi dengan (sertifikasi) itu kan ilmunya (diharapkan) tambah," ujar Fachrul.
 
MUI membuka gelombang pertama sertifikasi dai. Sebanyak 80 peserta lolos tahap awal seleksi.
 
Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat Cholil Nafis mengatakan standarisasi dilakukan untuk penyamaan visi pendakwah. Cholil menegaskan langkah ini inovasi dari MUI.
 
"Perlu penyamaan persepsi untuk tafhimul afkar atau penyaaman pola pikir, dan tafhimul harokah yaitu koordinasi langkah-langkah dakwah," kata Cholil, Kamis, 21 November 2019.
 
Standarisasi ini akan bermula dari kursus dai. Secara teknis ada tiga materi yang akan diberikan, seperti Islamisasi, kebangsaan, dan metode dakwah.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif