Anggota Fraksi PKB Maman Imanulhaq. MI/Adam Dwi.
Anggota Fraksi PKB Maman Imanulhaq. MI/Adam Dwi.

MUI Diminta Waspadai Modus Jual-Beli Sertifikasi Dai

Nasional mui
Cindy • 20 November 2019 06:11
Jakarta: Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKB Maman Imanulhaq mewanti-wanti modus jual-beli sertifikasi dai. Pasalnya, banyak pihak yang memanfaatkan profesi dai untuk mendulang rupiah.
 
"Jangan sampai ada orang yang ingin mendapat undangan (berdakwah) malah bayar Majelis Ulama Indonesia (MUI) (untuk lolos standarisasi dai)," ucap Maman di acara Prime Talk Metro TV, Jakarta, Selasa, 19 November 2019.
 
Maman menambahkan MUI pusat mungkin peluang terjadinya modus jual-beli sertifikasi dai kecil. Namun belum tentu MUI daerah bebas dari suap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lanjutnya, MUI diminta mengawasi hal ini apabila ingin menerapkan sertifikasi dai. Sebab sertifikasi penting demi menangkal penyebaran radikalisme di tanah air.
 
"Ini sangat penting jangan sampai ada orang yang menjualbelikan sertifikat itu," sambung Maman.
 
Selain itu, masyarakat juga diminta ikut mengawasi saat tengah berada dalam kegiatan dakwah keagamaan. Dai yang mengajarkan intoleransi, mencaci maki bahkan merendahkan Pancasila perlui dilaporkan kepada pihak berwajib.
 
"Masyarakat boleh lapor ke polisi, polisi bisa menurunkan dia (dai bermasalah)," lata politikus PKB itu.
 
Maman juga menyarankan agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo) mulai menyaring konten dakwah negatif. Penangkalan radikalisme tak hanya bisa lewat sertifikasi dai saja.
 
"Menkominfo harus menyisir konten-konten di media sosial mencantumkan yang mencaci-maki. Harus cepat di proses," tuntutnya.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif