Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya/Istimewa
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya/Istimewa

NasDem Minta Ruhut Setop Narasi Tak Berdasar

Anggi Tondi Martaon • 15 Desember 2022 22:41
Jakarta: Partai NasDem mengkritik unggahan foto politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul di media sosial yang bernarasi Indonesia akan hancur jika dipimpin Anies Baswedan. Ruhut diminta menyampaikan pernyataan yang tak berdasar.
 
Foto itu diunggah Ruhut melalui akun Twitter-nya @ruhutsitompul. Dalam foto tersebut, Indonesia akan hancur karena gerakan radikal akan tumbuh subur dan memecahkan NKRI. 
 
"Ketimbang terus menerus mereproduksi narasi semacam itu, akan lebih baik narasinya seputar gagasan. Sesuatu yang akan membuat bangsa ini semakin cerdas, sesuatu yang akan membawa politik kita menjadi semakin berkualitas," kata Ketua DPP NasDem Willy Aditya melalui keterangannya, Kamis, 15 Desember 2022.

Wakil Ketua Fraksi NasDem itu menyampaikan pernyataan tudingan tersebut tak berdasar. Pernyataan itu didasari semangat kebencian saja. 
 
"Seolah politik itu hitam-putih, seolah manusia itu monolitik dan tidak bisa berubah," ungkap dia.
 
Willy menyampaikan pernyataan Ruhut sebagai sebuah kampanye usang. Sebab, hanya memproduksi isu lama.
 

Baca: Ini Pertimbangan NasDem Umumkan Nama Capres Lebih Awal


Menurut dia, hal itu tak sesuai dengan perkembangan. Sebab, generasi bangsa terus tumbuh dan belajar.
 
"Tidak akan gampang dipengaruhi oleh hal-hal semacam itu," sebut dia.
 
Willy menyarankan Ruhut mengganti narasi kampanye. Apalagi yang dituduhkan tidak teruji sama sekali selama Anies menjabat sebagai Gubernur Jakarta, maupun setelahnya. 
 
Salah satu buktinya yaitu kunjungan Anies ke Papua. Di sana, eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menghadiri peringatan Natal bersama warga di Bumi Cenderawasih. 
 
"Jadi, suara-suara seperti yang dituduhkan itu sama sekali tidak berdasar," ujar dia.
 
Willy menyampaikan pencalonan Anies sudah sesuai konstitusi. Semua prosedur dan syaratnya dipenuhi. Sama seperti nama-nama lain yang berpotensi menjadi capres.
 
"Jadi, sudahilah tuduhan dan prejudice-prejudice yang tak berdasar," ujar dia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ADN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>