Plt Kepala BPIP Hariyono dan Kepala BNPT Suhardi Alius. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Plt Kepala BPIP Hariyono dan Kepala BNPT Suhardi Alius. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

BNPT-BPIP Bersatu Sikat Radikalisme

Nasional pancasila radikalisme
Theofilus Ifan Sucipto • 01 November 2019 15:17
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meneken nota kesepahaman. Mereka sepakat memberantas radikalisme.
 
"Ini sangat penting dalam rangka kehidupan bernegara," kata Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius di Jakarta Pusat, Jumat, 1 November 2019.
 
BNPT-BPIP menyepakti tujuh hal. Pertama, keduanya menyiapkan bahan ajar dan metode pembinaan ideologi Pancasila bagi masyarakat, teroris, serta aparatur sipil negara (ASN).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Poin selanjutnya adalah program konseling dan intervensi terhadap teroris. Mereka juga berkomitmen menyosialisasikan pembinaan ideologi Pancasila.
 
Suhardi menambahkan mereka sepakat mendidik dan melatih masyarakat, penegak hukum, dan ASN. Selain itu, mereka siap menyusun kontra narasi dan propaganda dalam pemberitaan.
 
"Selain itu berkoordinasi dalam identifikasi potensi radikalisme di lingkungan aparatur negara," imbuh Suhardi.
 
Poin terakhir, mereka berkomitmen tukar-menukar informasi ihwal pengkajian Pancasila. Mereka tidak menutup kemungkinan membuka kajian bidang lain sesuai kebutuhan.
 
Suhardi yakin lingkup kerja sama ini bisa meminimalisasi perkembangan radikalisme. Ini mengingat revolusi industri 4.0 memudahkan masuknya paham tersebut.
 
"Penanaman nilai-nilai Pancasila berfungsi membentengi diri dan keluarga dari ideologi menyimpang dari Pancasila," tegas Suhardi.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif