GKR Hemas. Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah
GKR Hemas. Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah

GKR Hemas Gugat Kepemimpinan OSO ke MK

Nasional DPD Pecat GKR Hemas
Dheri Agriesta • 08 Januari 2019 12:01
Jakarta: Anggota DPD nonaktif Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyebut polemik dualisme kepemimpinan DPD belum selesai. Hemas akan mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hemas baru saja bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan. Ia menjelaskan duduk perkara dualisme kepemimpinan di DPD kepada presiden.

"Saya kira ini yang harus saya sampaikan ke Presiden, bahwa kami akan masuk ke MK," kata Hemas usai pertemuan di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Hemas mengaku tak ingin meributkan lagi masalah dualisme kepemimpinan ini. Namun, ia berubah pikiran karena dipecat Badan Kehormatan DPD. "Karena saya diberhentikan tidak wajar dan keluar putusan MA kemarin yang tidak membenarkan pimpinan DPD yang sah," ucap dia. Baca: GKR Hemas Jelaskan Polemik DPD kepada Presiden

Kuasa hukum GKR Hemas, Irman Putra Sidin, menyebut MK memiliki wewenang memutus perkara dualisme kepemimpinan ini. Apalagi, MA dalam tingkat kasasi tak memutus pimpinan DPD yang sah.

Saat ini, kata Irman, DPD masih dipimpin dua kubu, versi 2014-2019 GKR Hemas dan Farouk Muhammad serta versi 2017-2019 pimpinan Osman Sapta Odang. Ia pun berharap MK dapat memberi kepastian pimpinan DPD.

"Karena ini penting buat hubungan DPR, Presiden, dan DPD dalam membentuk legislasi. Karena kami sampaikan pengambilalihan kekuasaan ini tak bisa dibiarkan karena akan menjadi pembenaran ke depan kekuasaan presiden diambil alih orang kemudian tidak ada proses hukum dan dianggap biasa," jelas Irman.

Irman menyebut Presiden menanggapi positif rencana penyelesaian masalah melalui MK. "Karena ini ranah MK, hari ini kami akan daftar (gugatan ke MK)," kata Irman.


(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi