Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Jakarta. Foto: MI/Rommy Pujianto
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Jakarta. Foto: MI/Rommy Pujianto

Menkominfo Dianggap Menunjukkan Loyalitas

Nasional menkominfo
Faisal Abdalla • 03 Februari 2019 03:38
Jakarta: Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun membela Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, yang dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Misbakhun mengapresiasi sikap Rudiantara yang mempertanyakan gaji kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).
 
"Pernyataan Pak Rudiantara soal gaji PNS (pegawai negeri sipil), menunjukkan sikap proporsional dan loyalitas kepada negara," kata Misbakhun seperti dilansir dari Antara, Sabtu, 2 Februari 2019.
 
Menurut Misbakhun, sudah seharusnya menteri bersikap loyal. Sebab hal itu diperlukan Presiden untuk menggerakkan roda kepemimpinan. Tak mungkin pemerintahan berjalan lancar jika pembantu presiden di kabinet bertentangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Misbakhun menilai hal ini bukan persoalan salah atau benar, tapi soal loyalitas seorang menteri kepada Presiden. Mengiingat menteri adalah pejabat yang diangkat secara politis oleh Presiden (political appointee).
 
Baca Juga: Penjelasan Kemenkominfo Soal 'Yang Gaji Kamu Siapa?'
 
Lebih lanjut ia mengakui gaji PNS memang dibiayai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Namun hal itu bisa berlangsung hingga kini karena pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan fiskal.
 
"Tidak ada gaji PNS yang tertunda. Tidak ada gaji PNS yang tidak dibayarkan. Pemerintah mempunyai kemampuan untuk membayar gaji PNS tepat waktu," tegasnya.
 
Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Rudiantara dituding melakukan pelanggaran Pemilu.
 
ACTA menganggap pertanyaan Rudi kepada PNS tersebut merupakan imbauan atau seruan yang mengarahkan keberpihakan yaitu menggiring pola pikir untuk tidak mencoblos nomor 02 karena yang menggaji adalah Pemerintah yang notabene-nya merupakan paslon presiden 01.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif