Ilustrasi BIN. ANT
Ilustrasi BIN. ANT

Jokowi Menyetujui Jabatan Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur BIN

Nasional jokowi bin
Nur Azizah • 30 Juli 2020 11:44
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyetujui penambahan jabatan struktural di Badan Intelijen Negara (BIN). Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2012 tentang BIN.
 
Jabatan struktural di BIN menjadi 20. Teranyar, merupakan jabatan Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur atau Deputi VIII.
 
Pasal 28B menjelaskan Deputi VIII betugas merumuskan kebijakan dan melaksanakan kegiatan operasi intelijen pengamanan aparatur. Sementara, Pasal 28C menjabarkan fungsi Deputi VIII yakni antara lain menyusun rencana kegiatan dan operasi intelijen pengamanan aparatur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Melaksanakan, mengakomodasi, bekerja sama dalan operasi intelijen pengamanan aparatur," dikutip Medcom.id, Kamis 30 Juli 2020.
 
(Baca: Tiga PR BIN kepada Presiden)
 
Deputi VIII juga berfungsi mengendalikan dan menelusuri calon pejabat aparatur. Memberi pertimbangan, saran, dan rekomendasi tentang pengaman penyelenggaraan pemerintahan.
 
Adapun, jabatan lainnya yakni Kepala BIN, Wakil Kepala BIN, Sekretariat Utama, Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri, dan Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri. Selanjutnya, Deputi Bidang Kontra Intelijen, Deputi Bidang Perekonomian Intelijen Ekonomi, Deputi Bidang Intelijen Teknologi, dan Deputi Bidang Siber.
 
Kemudian, Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi, Deputi Bidang Intelijen Pengaman Aparatur, Deputi Bidang Analisis dan Produksi Intelijen, Inspektorat Utama. Lalu, Staf Ahli bidang Ideologi dan Politik, Staf Ahli bidang Sosial Budaya, Staf Ahli bidang hukum dan HAM, Staf Ahli bidang Pertahanan dan Keamanan, Staf Ahli bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Pusat, dan BIN Daerah.
 

(REN)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif