Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah di seminar kebudayaan di Garut, Jawa Barat, Sabtu, 14 September 2019. Foto: Medcomid/Whisnu Mardiansyah
Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah di seminar kebudayaan di Garut, Jawa Barat, Sabtu, 14 September 2019. Foto: Medcomid/Whisnu Mardiansyah

UU Pemajuan Budaya Didorong Jadi Haluan Pembangunan

Nasional budaya
Whisnu Mardiansyah • 14 September 2019 12:30
Garut: Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah menyampaikan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan bukan saja mengatur aspek budaya dalam arti sempit. UU ini bisa menjadi acuan dasar pembangunan negara.
 
Dia mengatakan Pasal 5 UU mencantumkan 10 objek fokus pemajuan kebudayaan. Ini meliputi tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisonal.
 
"Apa pun kegiatan, apa pun program budaya itu dijadikan haluan pembangunan nasional. Dijadikan haluan kegiatannya budaya," kata Ferdiansyah dalam 'Seminar Pemajuan Kebudayaan untuk Peradaban Dunia' di Garut, Jawa Barat, Sabtu, 14 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan adanya UU tersebut, setiap aspek sendi kehidupan bernegara berkorelasi dengan budaya. Hal ini di antaranya budaya ekonomi, budaya pendidikan, budaya etis kerja, dan macam-macam lainnya.
 
"Haluan pembangunan nasional sehingga nanti bahasa yang secara praktis disebutkan diawali dengan kata budaya," ujar Ferdi.
 
Implementasi UU Pemajuan Budaya ini tidak semata pemahaman budaya dalam masalah pelestarian dan pemanfaatan budaya. UU ini jauh lebih luas wujud implementasi dari Pasal 32 UUD 1945 sebagai dasar konstitusi bernegara.
 
"Budaya arti luas termasuk etos kerja karakter dan sebagainya yang selama ini kita pahami ataupun kita lihat secara pragmatis di daerah lapangan itu seni dan budaya ataupun seni tari dan sebagainya," jelas Ferdi.
 
UU Pemajuan Budaya, kata Ferdi, melihat aspek budaya lebih progresif sesuai dengan kemajuan zaman. Budaya ini sesuai dengan kebutuhan aspek pemajuan zaman.
 
"Konteks budaya itu bukan defensif atau bertahan tapi juga ada untuk memajukan itu yang harus kita kejar," pungkas politikus Partai Golkar itu.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif