NEWSTICKER
Rapat dengar pendapat antara eks Dirut TVRI Helmy Yahya dan Komisi I DPR. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Rapat dengar pendapat antara eks Dirut TVRI Helmy Yahya dan Komisi I DPR. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Helmy Bakal Gugat Keputusan Dewas TVRI ke PTUN

Nasional tvri
Kautsar Widya Prabowo • 28 Januari 2020 19:04
Jakarta: Eks Direktur Utama TVRI Helmy Yahya akan menyeret kasus pemecatannya oleh Dewan Pengawas (Dewas) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Langkah tersebut diambil setelah Dewas TVRI menutup diri untuk berkomunikasi.
 
"Saya adalah seorang profesional. Saya sekarang ketua ikatan alumni STAN. Saya tidak boleh cacat. Saya bela sampai kapan pun," ujar Helmy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Januari 2020.
 
Ia menyebut langkah hukum sengaja diambil agar ke depan tidak ada permasalahan serupa di tubuh manajemen TVRI. Helmy juga ingin memperjuangkan hak pegawai yang berada dalam ketidakpastian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak ada ruang komunikasi. Ini lagi bagus-bagusnya kita ini. Tapi saya tetap diberhentikan," tutur dia.
 
Dewas TVRI menonaktifkan Dirut TVRI Helmy Yahya lewat Surat Keputusan Nomor 3 Tahun 2019,Rabu, 4 Desember 2019. Direktur Teknik TVRI Supriyono ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama TVRI.
 
Menanggapi surat keputusan tersebut, Helmy Yahya mengirimkan surat kepada Dewan Pengawas TVRI dan menyatakan dirinya masih Direktur Utama TVRI yang sah periode 2017-2022 dan akan tetap menjalankan tugas.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif