Diragukan Fadli, PSI Optimistis Lolos PT
Sekjen PSI Raja Juli Antoni. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni optimistis PSI lolos parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen pada Pemilu 2019. Toni tidak peduli dengan sindiran Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon yang meragukan PSI.
 
Toni yakin partainya lolos PT. Namun,  dia mengingatkan membangun diskursus politik yang beradab juga menjadi kewajibannya.
 
"Tentu saya urus partai saya,  insyaallah 4 persen tidak sulit dicapai dengan kerja keras. Sambil ngurus partai kewajiban saya membangun diskursus politik yang beradab. Politik jujur bukan nyinyir dan asbun seperti yang kerap anda (Fadli) lakukan," kata Toni melalui akun Twitternya @AntoniRaja, Kamis, 21 Juni 2018.
 
Menurut Toni, Fadli tak perlu mencampuri urusan Presiden Jokowi dengan meminta Jokowi mengumumkan cawapresnya.
 
"Menurut saya Fadli Zon tidak perlu nyinyir dan menyibukkan diri mengurus proses pencalonan Pak Jokowi dan cawapresnya. Fadli Zon lebih baik fokus menggenapkan persyaratan pencapresan Prabowo," ujar Toni.
 
Dia meminta Fadli tak perlu khawatir soal cawapres Jokowi. Sebab koalisi pemerintah terus berkoordinasi dan berkomunikasi. Prinsipnya, kata dia, sudah ada titik temu antar-partai untuk menjadikan Pak Jokowi sebagai presiden lima tahun ke depan.
 
"Ujungnya, Pak Jokowi jadi presiden, siapa pun wapresnya," kata Toni.

Baca: PSI Disebut Dongkrak Popularitas Lewat Gerindra

Terakhir, Toni menyarankan Fadli Zon memikirkan pencalonan Prabowo. Sebab, sampai saat ini belum ada partai selain Gerindra, yang secara tegas mendukung mantan Danjen Kopassus itu.
 
"Fadli Zon tidak perlu sibuk urus Pak Jokowi, urus saja Pak Prabowo yang terancam tidak bisa menjadi capres, karena belum memenuhi syarat minimal undang-undang," ujar Toni.
 
Sebelumnya, Fadli Zon meminta PSI memikirkan dirinya sendiri. Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi kritik dari Toni.
 
"Anda urus partai  sendiri saja,  belum tentu lolos PT.  Demokrasi memang berat,  perlu sabar,  dedikasi,  kerja keras dan keberpihakan pada rakyat bukan cukong, " tulis Fadli Zon melalui akun Twitter @Fadlizon, Kamis, 21 Juni 2018.
 
Pada Minggu, 17 Juni 2018, Fadli Zon sempat menyinggung cawapres Jokowi. Ia meminta Jokowi mengumumkan cawapres secepatnya. "Kalau incumbent itu punya kepercayaan diri, umumkanlah dari sekarang. Jangan wacana-wacana mulu," kata Fadli.
 




(FZN)