Menko Polhukam Wiranto/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Menko Polhukam Wiranto/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Indonesia Kini Diancam Serangan Siber

Nasional teknologi cyberattack (en) 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
Fachri Audhia Hafiez • 25 Oktober 2018 18:16
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebut Indonesia tengah menghadapi ancaman serangan siber. Itu merupakan ancaman baru yang tak terlihat, namun masif.
 
"Serangan siber muncul dari perkembangan teknologi tinggi," kata Wiranto di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Oktober 2018.
 
Baca: Indonesia Masuk Daftar Teratas Target Serangan Siber

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah sigap mengantisipasi. Salah satunya melalui pembentukan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Pembentukan BSSN, terang Wiranto, dilakukan dari nol.
 
"Pasalnya, badan itu sebelumnya ialah Badan Sandi Negara yang ditingkatkan kemampuannya untuk mempercepat kemampuan melawan siber,” beber Wiranto.
 
Baca: Symantec: Serangan Siber Semakin Sulit Ditelusuri
 
Menurut dia, pemerintah berhasil menangani sejumlah kasus serangan siber. Beberapa di antaranya, 324 kasus ujaran kebencian dan hoaks sebanyak 53 kasus. Rentang 2015-2017, kejahatan dunia siber berhasil diatasi pemerintah dan diklaim menurun.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi